Berita

Hendri Septa Bantah Penganiayaan PKL Pantai Padang, Pelempar Satpol PP Diperiksa Polisi

×

Hendri Septa Bantah Penganiayaan PKL Pantai Padang, Pelempar Satpol PP Diperiksa Polisi

Sebarkan artikel ini
Penertiban PKL di Pantai Padang yang diwarnai ricuh. [Foto: Dok. Diskominfo Padang]

Padang, Padangkita.comPetugas Satpol PP Padang yang sedang melakukan penertiban di Pantai Padang dilempari batu, Jumat (13/10/2023) malam. Beredar informasi, pemicu pelemparan karena salah seorang pedagang (PKL) dianaya petugas Satpol PP.

Mendapat informasi itu, Wali Kota Padang Hendri Septa pun angkat bicara. Menurutnya, informasi bahwa seorang pedagang perempuan dianaya petugas Satpol PP, tidak benar.

“Saya kaget juga mendengar informasi seperti itu, setelah saya cross check, ternyata informasi itu tidak benar, bahkan ada bukti video pernyataan dari pedagang perempuan tersebut yang mengaku bahwa saat penertiban itu dirinya tidak dianiaya, malah mengaku tidak diapa-apakan oleh petugas kita,” kata Hendri Septa, dilansir Diskominfo Padang Sabtu (14/10/2023).

Menurut Hendri Septa, Satpol PP memang melakukan penertiban di Pantai Padang pada Jumat kemarin. Saat itu, personel Satpol PP menertibkan pedagang yang berjualan di segmen dua (Simpang Hangtuah – Hotel My All).

Namun dalam penertiban itu, ada oknum pedagang yang membandel dan melempari petugas. Akibatnya, dua anggota Satpol PP mengalami luka lebam di bagian kepala, punggung dan kaki.

“Tentunya saya sangat menyayangkan pelemparan kepada petugas,” kata Hendri Septa.

Ia menjelaskan, selama ini Satpol PP Padang setiap hari melakukan penertiban di Pantai Padang. Bahkan segmen dua merupakan kawasan yang sudah lama tertib. Pedagang sudah mulai berjualan sesuai aturan. Meski diakuinya ada juga satu atau dua pedagang yang terkadang membandel.

“Saya sudah minta kepada Pak Wawako dan Sekda untuk berkoordinasi dengan Polresta dan mencari kebenarannya. Apa penyebab dan kenapa bisa seperti itu (terjadi kericuhan), padahal Pemko Padang melalui Satpol PP sudah setiap hari melakukan pengawasan di situ,” kata Hendri.

Saat ini, oknum pedagang yang melakukan pelemparan sudah diamankan di Mapolresta Padang. Oknum tersebut diperiksa secara intensif.

Sementara, Wakil Wali Kota Padang Ekos Albar yang hadir langsung dalam penertiban itu turut menyayangkan sikap pedagang yang tidak mengindahkan imbauan petugas.

Pedagang menyerang petugas, melempari petugas dan asset pemerintah (mobil dalmas milik Satpol PP).

“Sesuai dengan arahan Bapak Kapolresta Padang yang menegaskan apabila persoalannya masuk ke ranah hukum maka Polresta Padang akan mengambil tindakan secara hukum sesuai aturan yang berlaku,” ungkap Ekos Albar.

Ekos berharap, ke depannya seluruh masyarakat dapat bekerja sama dalam penataan objek wisata di Padang. Sehingga objek wisata menjadi tempat yang nyaman untuk dikunjungi oleh wisatawan dan warga kota sendiri.

Diketahui, kericuhan penertiban oleh Satpol PP yang diwarnai pelemparan batu oleh PKL ini viral di mesia sosial. Sejumlah akun yang memposting video penertiban yang ricuh itu menarasikan, bahwa pemicunya adalah penganiayaan yang dilakukan oleh Satpol PP terhadap PKL. [*/pkt]

Baca berita Padang terbaru dan berita Sumbar terbaru hanya di Padangkita.com.