Harga Kedelai Naik, Mendag Prediksi Setelah Mei Kembali Normal

Penulis: Muhammad Aidil

Berita Padang Pariaman hari ini dan berita Sumbar hari ini: Mendag Lutfi tidak menampik harga kedelai saat ini mengalami kenaikan.

Parit Malintang, Padangkita.com – Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi tidak menampik harga kedelai saat ini mengalami kenaikan dan diprediksi baru akan kembali normal setelah bulan Mei 2021.

Hal tersebut disampaikan Lutfi saat baru mendarat di Sumatra Barat (Sumbar) memantau revitalisasi Pasar Bawah di Kota Bukittinggi.

“Karena harganya di tingkat internasional meninggi, bahkan negara penghasil utama seperti Brazil saja hari ini justru mengimpor dari Amerika Serikat, permintaan tertinggi itu datang dari Tiongkok,” katanya kepada awak media di Ruang Tunggu VVIP Bandara Internasional Minangkabau, Kabupaten Padang Pariaman, Senin (5/4/2021).

Karena itu, kenaikan harga kedelai tidak bisa dielakkan. “Tetapi bayangan saya, setelah bulan Mei nanti, harganya akan berangsur turun dan menjadi lebih normal setelah bulan Mei ini,” ucapnya.

Pada kesempatan yang sama, pria berdarah Sumbar tersebut juga melakukan pengecekan harga kebutuhan bahan pokok di Pasar Bawah.

“Saya mau cek seperti di laman Kemendag itu bahwa barang-barang kebutuhan pokok itu tersedia dengan baik dan normal, baik di Kota Padang, Bukittinggi, dan Pariaman,” ujarnya.

Sebelumnya, Direktur Jenderal (Dirjen) Perdagangan Dalam Negeri, Syailendra mengatakan, harga kedelai di tingkat perajin ditetapkan sebesar Rp9.750 per kilogram hingga Rp9.900 per kilogram.

Sementara untuk harga di tingkat gudang importir sebesar Rp9.200 per kilogram hingga Rp9.300 per kilogram.

Baca juga: Mendag Sebut Harga Kedelai akan Terus Naik Hingga Mei 2021, Ini Penyebabnya

“Kenaikan ini terjadi sejak pertengahan tahun lalu,” kata Syailendra dikutip Padangkita.com dalam siaran pers di laman Kemendag. [pkt]


Baca berita Padang Pariaman hari ini dan berita Sumbar hari ini hanya di Padangkita.com.

Terpopuler

Add New Playlist