Gunakan Mobil Swab Keliling, Dinkes Sumbar Tracing dan Testing Covid-19 di Kantor-kantor Pemprov

Gunakan Mobil Swab Keliling, Dinkes Sumbar Tracing dan Testing Covid-19 di Kantor-kantor Pemprov

Pengambilan swab untuk testing Covid-19 melalui mobil swab Dinas Kesehatan Sumbar. [Foto: Ist.]

Padang, Padangkita.com – Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumatra Barat (Sumbar) terus melalukan tracing dan testing untuk menurunkan positivity rate kasus Corona (Covid-19) yang masih tinggi.

Kegiatan tracing dan testing dilakukan melalui mobil swab keliling Dinkes. Sejauh ini, telah dilakukan tracing dan testing swab PCR (Polymerase Chain Reaction) sebanyak 179 sampel, dengan rincian dari Laboratorim Kesehatan 62 sampel dan Dinas Pendidikan 117 sampel.

Kepala Dinkes Sumbar Arry Yuswandi, mengatakan kegiatan tersebut dilakukan sesuai arahan Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah. Di mana Dinkes diminta aktif meningkatkan tracing dan testing, khususnya di lingkungan Pemprov Sumbar.

"Dinas Kesehatan saat setiap hari akan melakukan tracing dan testing di lingkungan Pemprov Sumbar, termasuk kabupaten dan kota sebagai upaya menekan penyebaran serta meningkatkan penanganan Covid 19," ujar Arry, Rabu (28/7/2021).

Arry juga menyampaikan, pemeriksaan swab RT-PCR (Reverse Transcription Polymerase Chain Reaction) atau sering disebut dengan swab PCR merupakan jenis pemeriksaan yang sejauh ini paling akurat mendeteksi Covid-19.

"Pelaksanaan swab PCR ini dilakukan bagi ASN yang kontak erat dengan pasien positif Covid 19, agar terdekteksi orang yang terkena. Dan swab PCR ini bertujuan meningkatkan tracing dan testing untuk menurunkan positivity  rate," ujarnya.

Arry mengharapkan selama masa menunggu hasil pemeriksaan swab PCR keluar, pasien dianjurkan untuk tetap melakukan isolasi mandiri.

Baca juga: Pemprov Sumbar Dinilai Tak Peduli pada Laboratorium Unand, Padahal Pemeriksaan PCR Gratis  

Sekadar diketahui, PR di Sumbar sejauh ini masih tinggi. Rata-rata PR atau tingkat temuan kasus Covid-19 di atas 10 persen, bahkan pernah di atas 20 persen. Padahal batas aman yang ditetapkan Organisasi Kesehatan Dunia (WH) adalah di bawah 5%. (*/pkt)

Baca Juga

40 Kegiatan Disiapkan Meriahkan HUT ke-79 RI di Sumbar, Ada Festival Anak di Daerah Bencana
40 Kegiatan Disiapkan Meriahkan HUT ke-79 RI di Sumbar, Ada Festival Anak di Daerah Bencana
Bencana Alam Picu Kenaikan Angka Kemiskinan di Sumatera Barat
Bencana Alam Picu Kenaikan Angka Kemiskinan di Sumatera Barat
Data Realisasi Anggaran Dibuka ke Publik, Mahyeldi Buktikan Komitmen Transparansi
Data Realisasi Anggaran Dibuka ke Publik, Mahyeldi Buktikan Komitmen Transparansi
16 OPD Predikat A, Gubernur Mahyeldi Ingatkan Penilaian SAKIP Berpengaruh ke Insentif Daerah
16 OPD Predikat A, Gubernur Mahyeldi Ingatkan Penilaian SAKIP Berpengaruh ke Insentif Daerah
Kenapa Realisasi Kegiatan Pembangunan Pemprov Sumbar Melambat dan masih Rendah?
Kenapa Realisasi Kegiatan Pembangunan Pemprov Sumbar Melambat dan masih Rendah?
Dinas BMCKTR Sumbar Mulai Perbaiki Jalur Malalak, Ungkap Penyebab Penurunan Kemantapan Jalan
Dinas BMCKTR Sumbar Mulai Perbaiki Jalur Malalak, Ungkap Penyebab Penurunan Kemantapan Jalan