Gubernur Sumbar Apresiasi Komitmen Semua Pihak Terkait untuk Percepatan Penyusunan R3P

Gubernur Sumbar Apresiasi Komitmen Semua Pihak Terkait untuk Percepatan Penyusunan R3P

FGD atau rapat gabungan yang dipimpin Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah membahas penanganan pascabencana. [Foto: Dok. Biro Adpim Sumbar]

Padang, Padangkita.com — Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah mengapresiasi komitmen seluruh unsur Forkopimda, Bupati/Wali Kota, kementerian, dan lembaga terkait dalam mendukung percepatan penyusunan Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P).

Meskipun undangan Focus Group Discussion (FGD) disampaikan dalam waktu yang relatif singkat, namun angka kehadiran peserta tetap tinggi. Menurut Mahyeldi, ini adalah bukti tingginya komitmen bersama untuk percepatan penanganan pascabencana di Sumbar.

Apresiasi disampaikan Gubernur saat memimpin FGD di Auditorium Gubernuran, Senin malam (5/1/2026), yang dihadiri peserta secara luring maupun daring dari berbagai instansi pusat dan daerah.

“Saya mengapresiasi kehadiran seluruh pihak. Walaupun undangan kita sampaikan dalam waktu singkat, tapi semuanya bisa hadir, baik secara langsung maupun daring. Ini menunjukkan komitmen bersama untuk percepatan penanganan pascabencana,” ujar Mahyeldi.

FGD ata rabat gabungan lintas-lembaga ini dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Sumatera Barat, para bupati dan wali kota yang mengikuti secara daring, Forkopimda kabupaten/kota, serta perwakilan berbagai instansi dan kementerian terkait.

Hadir pula perwakilan Pengadilan Tinggi, BMKG, PLN, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional, Balai Wilayah Sungai, Balai Cipta Karya bidang air minum, Bappenas, serta satuan kerja dan UPT balai di bawah Kementerian Pekerjaan Umum dan Kementerian Perumahan dan Permukiman.

Gubernur menegaskan bahwa kehadiran lengkap para pemangku kepentingan tersebut menjadi sinyal kuat bahwa penyusunan R3P mendapat perhatian serius dari seluruh pihak terkait.

Menurut Mahyeldi lagi, FGD ini memiliki peran penting sebagai ruang menyamakan persepsi dan langkah awal dalam penyusunan R3P, agar proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana dapat berjalan terarah, terukur, dan terkoordinasi.

“FGD ini penting agar R3P yang kita susun benar-benar berbasis kondisi di lapangan dan disepakati bersama sejak awal,” kata Mahyeldi.

Ia menambahkan, melalui forum tersebut pemerintah daerah dapat mengonsolidasikan data, kebutuhan, serta rencana penanganan pascabencana dengan kementerian dan lembaga teknis, sehingga penyusunan R3P dapat dipercepat dan menjadi dasar kuat dalam pelaksanaan di lapangan.

Baca juga: Rumah Terdampak Bencana di Sumbar Capai 14.717 Unit, Mendagri Apresiasi Kinerja Pemprov

Gubernur berharap komitmen dan kebersamaan yang ditunjukkan dalam FGD tersebut dapat terus terjaga hingga tahap pelaksanaan, sehingga pemulihan pascabencana di Sumatera Barat dapat berjalan lebih cepat dan manfaatnya segera dirasakan masyarakat. [*/adpsb]

Baca Juga

HUT ke-22 Pasaman Barat, Gubernur Mahyeldi Tekankan Kebersamaan - Refleksi Pembangunan
HUT ke-22 Pasaman Barat, Gubernur Mahyeldi Tekankan Kebersamaan - Refleksi Pembangunan
Jalan Rusak Akibat Bencana di Talu Diusulkan Pindah Jalur, Mahyeldi: Lokasi Awal Berisiko
Jalan Rusak Akibat Bencana di Talu Diusulkan Pindah Jalur, Mahyeldi: Lokasi Awal Berisiko
Minta BWS Cepat Turunkan Alat Berat, Gubernur Mahyeldi: Batang Kuranji paling Mengkhawatirkan
Minta BWS Cepat Turunkan Alat Berat, Gubernur Mahyeldi: Batang Kuranji paling Mengkhawatirkan
Pemprov Sumbar Siapkan ASN Gen-Z jadi Motor Penggerak Progul Nagari Creative Hub
Pemprov Sumbar Siapkan ASN Gen-Z jadi Motor Penggerak Progul Nagari Creative Hub
Pelaku Penganiayaan Nenek Saudah Ditangkap, Wagub Vasko Ruseimy Apresiasi Polres Pasaman
Pelaku Penganiayaan Nenek Saudah Ditangkap, Wagub Vasko Ruseimy Apresiasi Polres Pasaman
Rumah Terdampak Bencana di Sumbar Capai 14.717 Unit, Mendagri Apresiasi Kinerja Pemprov
Rumah Terdampak Bencana di Sumbar Capai 14.717 Unit, Mendagri Apresiasi Kinerja Pemprov