Gubernur Mahyeldi  Minta Perantau Minang Kompak agar Tidak Diremehkan dan Dilecehkan

Penulis: Redaksi

Bekasi, Padangkita.com – Gubernur Sumatra Barat (Sumbar) Mahyeldi Ansharullah mengukuhan kepengurusan Badan Koordinasi Ikatan Keluarga Kota Padang (Bako IKK Padang) Jabodetabek periode 2019-2023.

Pengukuhan dilakukan dalam rangkaian halalbihalal Perkumpulan Keluarga Perantau Bungus (PKPB), di Gedung Mustikasari Convention Centre Bekasi, Sabtu (25/06/2022).

Pengukuhan yang sempat tertunda akibat pandemi Covid-19 tersebut, ditandai dengan penyerahan bendera Bako IKK Padang dari Gubernur Sumbar kepada Ketua Umum Bako IKK Padang Sejabotabek, Afizel Aziz.

Dalam sambutanya, Gubernur Mahyeldi menyampaikan apresiasi atas kegiatan yang dihelat Bako IKK Padang Jabodetabek. Masyarakat rindu akan kebersamaan, masyarakat Minangkabau yang ada di rantau juga ingin kembali berinteraksi kembali setelah kurang lebih dua tahun dibatasi oleh pandemi Covid-19.

“Tahun ini Alhamdulilah atas izin Allah SWT kita dapat berkumpul menjalin silahturahmi yang dapat menciptakan kebersamaan,” kata Gubernur Mahyeldi.

Gubernur Mahyeldi juga berterima kasih kepada organisasi perantau Minangkabau lainnya yang selalu mempertahankan kekompakan dan mempertahankan sendi adat budaya Minangkabau di perantauan.

“Kita harus kompak, bersatu, oleh karena itu kita terkenal di rantau sebagai masyarakat yang tidak dapat diremehkan dan tidak dapat dilecehkan,” ujar Mahyeldi.

“Kita juga kuat dan terkenal bahwa masyarakat Minangkabau cukup hebat ketika negara kita mengalami krisis moneter, dapat hadir di tengah masyarakat dalam dunia bisnis dan perdagangan. Termasuk menghadirkan proklamator dan negarawan di NKRI,” sambung Mahyeldi.

Ke depan, Gubernur Mahyeldi berharap dengan menjalin silahturahmi dan kebersamaan, kekompakan akan tetap tercipta, agar senantiasa bisa membangun dan mempertahankan adat istiadat, dan juga membangun sumber daya manusia anak Minangkabau di rantau.

Ketua Umum Bako IKK Padang, Afrizel Aziz menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Provinsi Sumatra Barat (Pemprov Sumbar) kepada organisasi yang selama ini banyak bergerak dalam kegiatan sosial kemasyarakatan, seperti membantu anak yatim, pembangunan masjid baik di rantau dan kampung halaman.

Pak Zel—panggilan akrab Keta Umumm Bako IKK Padang—berharap kerja sama pemerintah  dan organisasi tetap berjalan terutama dalam hal pembangunan di kampung halaman.

“Untuk pembangunan fisik sarana biarlah Pemerintah Provinsi yang melakukannya, biar kami yang menjaga dan memeliharanya. Terbukti yang sudah kami lakukan di kampung halaman, hampir 40 masjid yang ada di kampung kami urus dan pelihara,” ungkap Pak Zel.

Baca juga: Perantau Minang Bandung Ingin Ciptakan 1.000 Cadiak Pandai, Gubernur Mahyeldi Apresiasi

Hadir dalam acara tersebut beberapa pengurus organisasi Minangkabau, seperti Ketua DPW Gebu Minang Irjen Pol (Purn) Syafrizal, dan Wakil Ketua Umum IKM Refizal Sikumbang. Juga ada beberapa pengurus serta anggota Perkumpulan Keluarga Perantau Bungus (PKPB) se-DKI Jakarta. [*/pkt]

Terpopuler

Add New Playlist