Gubernur Mahyeldi Dampingi Wamendikdasmen Resmikan Revitalisasi Sekolah di SMKN 1 Padang

Gubernur Mahyeldi Dampingi Wamendikdasmen Resmikan Revitalisasi Sekolah di SMKN 1 Padang

Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah mendampingi Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) RI, Atip Latipulhayat, meresmikan pemakaian fasilitas hasil Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2025 di SMK Negeri 1 Kota Padang, Senin (5/1/2026). [Foto: Dok. Biro Adpim Sumbar]

Padang, Padangkita.com — Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah mendampingi Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) RI, Atip Latipulhayat, meresmikan pemakaian fasilitas hasil Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2025 di SMK Negeri 1 Kota Padang, Senin (5/1/2026).

Atip Latipulhayat menyampaikan program revitalisasi ini merupakan program nasional untuk mengimplementasikan amanat konstitusi dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Program revitalisasi ini mencakup berbagai jenjang pendidikan, mulai dari PAUD, SD, SMP, SMA, SMK, SLB hingga Sanggar Kegiatan Belajar (SKB).

"Perhatian Presiden terhadap kelayakan fasilitas pendidikan sangat besar. Meski fasilitas bukan tujuan akhir pendidikan, keberadaannya menjadi sarana penting untuk menghadirkan proses pembelajaran yang bermutu," ungkap Atip Latipulhayat.

Ia menjelaskan, secara nasional banyak fasilitas pendidikan yang sudah lama tidak tersentuh perbaikan. Sehingga, program revitalisasi perlu dipercepat penyelesaiannya, salah satunya melalui skema swakelola.

"Sekolah yang telah direvitalisasi ini, tolong dirawat dan dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung kegiatan belajar mengajar," ingatnya.

Sementara itu, Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah menyambut baik program strategis nasional yang digagas melalui Kemendikdasmen. Ia menyampaikan terima kasih atas komitmen Pemerintah Pusat terhadap penguatan sumber daya manusia melalui pendidikan dasar dan menengah.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Wamen dan jajaran atas dukungan pembangunan sekolah dan ruang kelas baru di Sumatera Barat,” ujar Mahyeldi.

Mahyeldi pun mengungkap, kondisi terkini sejumlah sekolah di Sumbar pasca-terdampak bencana hidrometeorologi pada akhir November lalu kepada Wamendikdasmen. Menurutnya, beberapa sekolah sudah tidak layak untuk dimanfaatkan karena rawan banjir dan longsor saat musim hujan.

"Sekolah-sekolah yang berada di daerah rawan banjir dan longsor. Perlu kita rencanakan relokasinya, demi keselamatan peserta didik," ungkap Mahyeldi.

Baca juga: Gubernur Mahyeldi Target RSAM Jadi Pusat Pendidikan Dokter Spesialis Unggulan

Di kesempatan yang sama, Kepala SMK Negeri 1 Padang, Zulkifli, menyampaikan terima kasih atas bantuan revitalisasi berupa ruang praktik siswa, ruang kelas baru, UKS, toilet, serta fasilitas pendukung lainnya yang diharapkan dapat meningkatkan kesiapan siswa menghadapi dunia kerja. [*/adpsb]

Baca Juga

Tim Terpadu Sumbar Bergerak, Ini Daftar Daerah yang Terdeteksi Ada Aktivitas Tambang Ilegal
Tim Terpadu Sumbar Bergerak, Ini Daftar Daerah yang Terdeteksi Ada Aktivitas Tambang Ilegal
Ini Jumlah Bantuan Pemerintah untuk Rumah yang Rusak Akibat Bencana, Kategori Berat Rp60 Juta
Ini Jumlah Bantuan Pemerintah untuk Rumah yang Rusak Akibat Bencana, Kategori Berat Rp60 Juta
Mendagri Tito Karnavian: Akurasi Data Jadi Kunci Percepatan Pemulihan Pascabencana di Sumbar
Mendagri Tito Karnavian: Akurasi Data Jadi Kunci Percepatan Pemulihan Pascabencana di Sumbar
Daerah di Sumbar Diminta Mendagri Manfaatkan Program Nasional 300 Ribu Jembatan Gantung
Daerah di Sumbar Diminta Mendagri Manfaatkan Program Nasional 300 Ribu Jembatan Gantung
Korban Bencana Mengalami Penurunan Status Ekonomi Bisa Diusulkan Jadi Penerima Bansos
Korban Bencana Mengalami Penurunan Status Ekonomi Bisa Diusulkan Jadi Penerima Bansos
Pemerintah dan Masyarakat Batam Serahkan Bantuan Rp4,56 Miliar untuk Koorban Bencana
Pemerintah dan Masyarakat Batam Serahkan Bantuan Rp4,56 Miliar untuk Koorban Bencana