Padang, Padangkita.com – Mengawali tahun 2026, Perum Bulog langsung bergerak cepat menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana. Wakil Direktur Utama Bulog, Marga Taufiq, turun langsung ke Kota Padang untuk menyerahkan bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) di kawasan Batu Busuak, Kecamatan Pauh, pada Kamis, (1/1/2026).
Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis kepada Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, dan langsung didistribusikan kepada warga di lokasi bencana. Marga Taufiq menegaskan bahwa kehadirannya bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk nyata kehadiran negara di tengah kesulitan rakyat.
"Penyerahan bantuan ini merupakan wujud kepedulian Bulog terhadap masyarakat yang membutuhkan. Fokus kami adalah memastikan kebutuhan pangan pokok warga terpenuhi, khususnya bagi saudara-saudara kita di Kawasan Batu Busuak yang sedang diuji musibah ini," ujar Marga Taufiq di sela-sela penyerahan bantuan.
Ia menambahkan bahwa Sumatera Barat (Sumbar) menjadi perhatian serius bagi Bulog, mengingat intensitas bencana yang terjadi belakangan ini.
"Penyaluran bantuan ini sudah yang ke-23 kalinya kami lakukan di wilayah Sumatera Barat. Program ini konsisten kami jalankan sebagai komitmen perusahaan untuk mendukung ketahanan pangan sekaligus meringankan beban masyarakat di wilayah bencana," tegas purnawirawan jenderal bintang dua tersebut.
Kawasan Batu Busuak menjadi salah satu titik yang terdampak cukup parah. Puluhan rumah dilaporkan hanyut dan rusak berat akibat terjangan air bah. Kondisi ini memaksa warga menjalani hidup dengan keterbatasan di awal tahun.
Ernidawati, salah seorang warga terdampak, tak kuasa menyembunyikan rasa harunya saat menerima bantuan. Saat berbincang dengan Marga Taufiq yang didampingi Kepala Bulog Sumatera Barat, R. Darma Wijaya, ia menceritakan kondisi pilu yang dialami tetangganya.
"Bantuan ini sangat berarti bagi keluarga kami, Pak. Terutama di tengah kebutuhan sehari-hari yang terus meningkat dan kondisi kami yang belum pulih," ungkap Ernidawati dengan mata berkaca-kaca.
Ia menuturkan bahwa kondisi pemukiman mereka saat ini masih memprihatinkan. Banyak warga yang kehilangan tempat berteduh dan harus menumpang.
"Hingga hari ini, ada warga yang mengungsi ke rumah sanak famili, ada yang tinggal di Hunian Sementara (Huntara), dan sebagian lainnya masih bertahan di kawasan tersebut namun mencari lokasi yang lebih tinggi agar aman," jelasnya.
Ernidawati juga memastikan bahwa bantuan yang diterima dikelola dengan transparan. Warga memanfaatkan teknologi untuk memastikan distribusi merata.
"Setiap bantuan yang datang, baik dari pemerintah atau pihak lain, langsung kami bagikan. Kami beritahukan lewat Grup WhatsApp RT supaya semua warga tahu dan transparan," tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bulog menyalurkan paket pangan berkualitas berupa Beras Suntiang sebanyak 55 paket (275 kg), Minyakita kemasan 1 liter sebanyak 24 dus (288 liter), serta Gula Indo Sugar sebanyak 13 kg.
Tak hanya dari manajemen, kepedulian juga mengalir dari serikat pekerja. "Selain TJSL resmi perusahaan, Serikat Karyawan Bulog juga aktif menginisiasi bantuan. Ini melengkapi upaya kami agar jangkauan bantuan sosial semakin luas," imbuh Marga Taufiq.
Sehari berselang, pada Jumat (2/1/2026), agenda Marga Taufiq berlanjut dengan inspeksi mendadak ke gudang penyimpanan. Ia melakukan monitoring ketersediaan stok pangan di Gudang Rawang Timur, Kota Padang.
Langkah ini diambil untuk mengantisipasi gejolak harga dan memastikan pasokan beras aman bagi masyarakat Sumatera Barat di awal tahun.
Baca Juga: Bergerak Cepat, Pemprov Sumbar Antar 2.220 Kg Beras - Logistik untuk 2 Kabupaten Dilanda Banjir
"Setelah saya tinjau langsung Gudang Rawang Timur hari ini, saya pastikan stok tersedia dan distribusi siap. Bulog menegaskan komitmennya untuk terus menjaga ketersediaan stok, terutama mencukupi kebutuhan masyarakat dan potensi peningkatan permintaan pada periode tertentu," pungkas Marga menutup kunjungannya. [*/hdp]











