Festival Ekonomi Syariah Minangkabau 2022 hingga 30 Juli, Ini Harapan Gubernur

Penulis: Redaksi

Padang, Padangkita.com – Bank Indonesia Perwakilan Sumatra Barat (Sumbar) kembali menggelar Festival Ekonomi Syariah Minangkabau (FESmina) 2022.

Peresmian dimulainya ajang promosi ekonomi dan keuangan syariah di Ranah Minang ini ditandai dengan pelepasan anak panah oleh Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah bersama Kepala Perwakilan BI Sumbar, Wahyu Purnama, dalam Opening Ceremony FESmina 2022, di Aula Kantor Perwakilan BI Sumbar, Jl. Sudirman, Padang, Rabu (27/7/2022).

Dalam sambutannya, Gubernur Mahyeldi mengapresiasi digelarnya kembali FESmina 2022 untuk menunjang kesejahteraan masyarakat. Sebelumnya FESmina telah sukses menjadikan Sumbar ditunjuk sebagai pilot project wakaf dan ekonomi syariah di tanah air.

Menurut Mahyeldi, ekonomi syariah dan Minangkabau adalah dua sisi yang tak bisa dipisahkan. Keduanya saling menguatkan. Oleh sebab itu, amanah dari Presiden menjadikan Sumbar sebagai provinsi terdepan dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah, harus dijawab dengan berbagai langkah dan pencapaian.

“Kita serius, berbagai upaya telah kita lakukan di antaranya mengupayakan ekosistem industri halal. Jalin komunikasi dengan berbagai pihak, selain itu kita juga telah membentuk KDEKS Sumbar dan penyusunan peraturan gubernur tentang ekonomi dan keuangan syariah,” ujar Mahyeldi.

Gubernur berharap, FESmina 2022 berjalan lancar dan semakin menguatkan dan memudahkan upaya strategis yang dilakukan pemerintah daerah dalam mewujudkan niat mulia menjadi provinsi terdepan dalam ekonomi dan keuangan syariah.

FESmina 2022 digelar di Bank Indonesia dan Transmart pada 27 hingga 30 Juli 2022. Menurut Kepala Perwakilan BI Sumbar, Wahyu Purnama, kegiatan ini merupakan bentuk dukungan untuk kegiatan Festival Syariah (Fesyar) 2022 secara nasional, yang digelar di tiga wilayah regional yaitu Kawasan Timur Indonesia, Jawa dan Sumatra.

“Pada FESmina 2022 ini, selain menggelar pameran di Transmart, juga akan ada pemilihan lembaga ziswaf terbaik, wirausaha muda berbasis syariat, pondok pesantren unggulan, video tari islami, kaligrafi, MTQ dan nasyid,” kata Wahyu.

Dalam opening ceremony ini, Bank Indonesia juga menyerahkan 20 sertifikat halal kepada UMKM binaan Bank Indonesia.

Juga digelar talk show secara hybrid yang menghadirkan narasumber Gubernur Sumbar tentang insight ekonomi dan keuangan syariah Sumbar, dan narasumber secara daring, Sekjen Hebitren Indonesia.

Baca juga: Literasi Masyarakat Sumbar soal Lembaga Keuangan Syariah Rendah, OJK Ungkap Penyebabnya

Turut hadir dalam opening ceremony ini Kepala OJK Sumbar Yusri, pimpinan OPD terkait, Dirut Bank Nagari M Irsyad, MUI Sumbar Nurman Agus, Perwakilan Baznas Sumbar, ketua Ormas Islam, serta pimpinan Ponpes se-Sumbar. [*/pkt]

Terpopuler

Add New Playlist