Dinkes Padang Mulai Vaksinasi Siswa SMP, Hari Ini Serentak di 6 Sekolah

Penulis: Redaksi

Padang, Padangkita.com – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Padang mulai melakukan vaksinasi Covid-19 untuk pelajar SMP, Senin (6/9/2021). Vaksinasi massal ini digelar serentak di enam SMP yakni, SMP 1, SMP 4, SMP 6, SMP 7, SMP 31 dan SMP 9.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang Ferimulyani menjelaskan, kegiatan vaksinasi ini dilakukan sebagai persiapan untuk dilakukannya proses belajar-mengajar secara langsung atau tatap muka.

“Kita melakukan vaksinasi terhadap sekolah-sekolah yang jumlah muridnya lebih dari 500 orang,” ujar Ferimulyani.

Ia menjelaskan, guna melakukan vaksinasi terhadap pelajar di 35 SMP yang, Dinkes menurunkan tim yang didukung oleh 23 Puskesmas dan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI).

“Kita menargetkan dapat melakukan vaksinasi terhadap seluruh pelajar SMP di Kota Padang yang memenuhi syarat untuk dilakukan vaksinasi,” tambahnya.

Selain pelajar, orang tua murid yang belum melakukan vaksinasi juga dapat mendaftar untuk mendapatkan vaksinasi gratis tersebut.

Sampai saat ini menurut Ferimulyani, total masyarakat Kota Padang yang telah divaksin berjumlah lebih dari 200 ribu orang atau sekitar 30 persen dari total jumlah penduduk.

Sementara untuk tenaga kesehatan yang telah mendapatkan vaksinasi ketiga (booster) berjumlah lebih dari 35 persen.Ia optimis hingga akhir tahun target 700 ribu warga Kota Padang sudah mendapatkan vaksin dapat tercapai.

Vaksinasi di SMP 1

Sementara itu, ratusan siswa di SMP 1 Padang antusias mengikuti vaksinasi Covid-19 tahap pertama. Kepala SMP 1 Padang Junaidi menjelaskan dari 798 siswanya, sekitar 750 orang sudah mendaftar untuk mendapatkan vaksinasi.

“Ada sejumlah siswa yang tidak ikut karena berbagai sebab, di antaranya sedang sakit, usia belum genap 12 tahun atau tidak mendapat izin orang tua,” terangnya.

Ia menjelaskan sebelum melakukan vaksinasi, pihak sekolah melalui guru-guru dan wali kelas telah melakukan sosialisasi maupun edukasi terhadap orang tua dan wali murid terkait vaksinasi.

“Masing-masing kelas memiliki WhastApp group, di sana kita mengedukasi dan berbagi informasi tentang kegiatan sekolah, termasuk tentang vaksinasi,” tambahnya.

Selain melakukan edukasi, lanjut dia, pihak sekolah juga menyediakan surat pernyataan yang harus diisi dan ditandatangani oleh wali atau orang tua siswa. Dalam surat pernyataan tersebut orang tua berhak memilih apakah mengizinkan atau tidak mengizinkan anaknya untuk divaksin, berikut dengan alasannya.

Baca juga: Kota Padang Tetap PPKM Level 4 Selama 2 Pekan hingga 20 September

Ia menargetkan, minimal sekitar 80 persen siswa dapat divaksin melalui kegiatan vaksinasi massal ini. (*/pkt)

Terpopuler

Add New Playlist