Dihantam Air Bah, Semua Perangkat Kerja dan Alat Bukti Kejahatan di Mapolsek Kubung Tidak Terselamatkan

Penulis: Redaksi
|
Editor: Rina Akmal

Berita Kabupaten Solok terbaru dan berita Sumbar terbaru: Markas Kepolisian Sektor (Mapolsek) Kubung, Kabupaten Solok dihantam air bah

Padang, Padangkita.com– Dihantam air bah Batang Lembang Jaya, semua perangkat kerja, dan perangkat pelayanan masyarakat,  serta barang-barang bukti hasil kejahatan yang ada di Markas Kepolisian Sektor (Mapolsek) Kubung, Kabupaten Solok tidak satupun bisa diselamatkan.

Kapolsek Kubung, Iptu Pajri  mengatakan, awalnya hujan sudah turun sejak sore, namun pada pukul 00.00 WIB hujan kembali turun dengan intensitas yang cukup tinggi, dan pada pukul 00.30 WIB tanpa disadari air sudah naik mulai dari belakang kantor mencapai setengah lutut orang dewasa.

“Karena hujan tak kunjung berhenti, kita ke luar, namun datang lagi bandang dari arah Batang Gombang Jaya dan kita tidak sempat menyelamatkan perangkat di Polsek karena air begitu cepat masuk ke dalam ruangan,” ungkap Iptu Pajri, Selasa (12/1/2021) saat ditemui Padangkita.com.

Dia juga mengatakan, tidak hanya di Mapolsek, semua barang-barang di rumah dinas juga hanyut. Untuk barang-barang, perangkat yang ada di dalam ruangan tidak satupun yang bisa diselamatkan karena yang pertama diselamatkan adalah para tahanan. Sebab, ini menyangkut dengan nyawa manusia.

“Itu  kulkas di dalam rumah saya juga hanyut dibawa air. Kita utamakan tahanan yang ada di dalam karena nyawa manusia kan. Anggota saya yang piket ada 4 orang, alhamdulillah selamat,” ulasnya.

Melihat kondisi seperti itu, ia perintahkan semua anggotanya untuk menyebar mengecek kawasan Salayo dan ternyata kondisi di beberapa tempat juga banjir. “Ini saya baru pulang dari evakuasi seorang lansia yang terjebak di belakang SMA, bersama Dinas Kesehatan dan BPBD. Dari pukul 02.00 malam saya sudah perintahkan anggota untuk monitoring kawasan banjir,“ tuturnya.

Dia juga mengatakan, khusus untuk hari ini Polsek Kubung tidak bisa memberikan pelayanan kepada masyarakat karena perangkat pelayanan tidak ada yang tersisa. Termasuk juga dengan komputer Reskrim, komputer intel, komputer penjagaan, dan komputer Kasi OP.

Baca juga: Banjir di Kota Solok Rendam Empat Kelurahan, Evakuasi masih Berlangsung

“Sekarang ketinggian air sudah mulai menyusut hanya 1 meter, kalau malam tadi mencapai 1,5 meter. Saya baru dua bulan di sini, tapi menurut informasi kejadian seperti ini sudah pernah terjadi, terakhir pada tahun 2016 lalu,” tutupnya.[rna]


Baca berita Padang terbaru dan berita Sumbar terbaru hanya di Padangkita.com.

Terpopuler

Add New Playlist