Diguyur Hujan Deras, Sejumlah Wilayah di Kota Padang Digenangi Air

Penulis: Fuadi Zikri

Padang, Padangkita.com – Sejumlah daerah di Kota Padang digenangi air hingga ketinggian selutut orang dewasa atau sekitar 50 sentimeter akibat hujan intensitas tinggi yang mengguyur sejak sore, Selasa (28/9/20219).

Kabid Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang, Sutan Hendra menyebutkan, genangan air terjadi di beberapa kecamatan di Kota Padang yang memang merupakan daerah rendah.

Kata Sutan, genangan terjadi di ruas jalan hingga pemukiman warga. Namun, hingga pukul 19.30 WIB ini, belum ada laporan terjadinya banjir. Meski begitu, pihaknya masih terus bersiaga.

“Sampai sekarang laporan yang masuk masih genangan air, ada di beberapa titik. Tapi kalau untuk banjir masih belum ada laporan,” kata Sutan dihubungi Padangkita.com melalui telepon selulernya.

Menurut Sutan, dari laporan yang masuk dan pantauan pihaknya di lapangan, genangan air terjadi di daerah Lapai, Alai, Pegambiran Ampalu, Rawang Jondul, Lubuk Buaya, Tunggul Hitam, dan Gunung Pangilun.

Kemudian juga terjadi di beberapa ruas jalan utama seperti di Khatib Sulaiman, Jenderal Sudirman, Jhoni Anwar, Taduah, Sutan Syahrir dan sejumlah ruas jalan lainnya.

Pantauan Padangkita.com, genangan air yang terjadi itu saat ini sudah mulai surut. Hujan di sejumlah wilayah di Kota Padang juga sudah mulai reda. Namun, masih terdapat wilayah yang diguyur hujan ringan.

Sementara itu, soal bencana lainnya, seperti longsor hingga saat ini juga belum ada yang masuk. Hanya saja satu pohon tumbang di kawasan Simpang Gia, Tabing, Kecamatan Koto Tangah.

Pohon tersebut menimpa satu mobil tepat di bagian tengah. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden itu. Kayu yang tumbang telah dibersihkan dan dievakuasi oleh pihak terkait.

Sutan mengimbau kepada warga agar selalu waspada, terutama daerah yang rawan bencana banjir dan longsor. Ia juga meminta warga yang berada di luar rumah berhati-hati terhadap potensi pohon tumbang.

“Hujan ini masih berpotensi terjadi, kepada masyarakat agar selalu hati-hati dan tetap waspada,” imbaunya. [mfz]

Terpopuler