Demi Kelancaran Pemudik Ada Penyederhanaan Transaksi Pembayaran Jalan Tol Cipali, Ini Rincian Akumluasi Tarifnya

Penulis: Redaksi

Jakarta, Padangkita.com – Tahun ini, Pemerintah memperbolehkan masyarakat untuk mudik Lebaran Idulfitri. Setelah sempat dilarang karena pandemic Covid-19, tahun 2022 ini jumlah pemudik diprediksi melonjak hingga 85 juta orang.

Dari data tersebut, 47% pemudik menggunakan jalur darat. Pemerintah dan pihak terkait berkoordinasi untuk membuat kelancaran, keamanan dan kenyamanan bagi para pengguna jalan saat berkendara.

Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), mendukung kebijakan Pemerintah dalam memberikan kelonggaran bagi masyarakat untuk kembali merayakan mudik Lebaran di kampung halaman.

Kini, BPJT melakukan penyederhanaan transaksi di gerbang tol dengan mengalihkan transaksi, dalam hal ini pemudik dapat langsung melanjutkan perjalanan tanpa harus tapping kartu uang elektronik di Gerbang Tol (GT) Palimanan Jalan Tol Cikampek-Palimanan (Cipali).

Penerapan pengalihan transaksi ini telah diujicoba sejak 22 April 2022 mulai pukul 06.00 WIB. Jika lancar dan tidak ada kendala, maka akan mulai diberlakukan pada 25 April 2022, saat masyarakat mulai melakukan perjalanan mudik.

Pelaksana Harian Anggota BPJT Kementerian PUPR, Mahbullah Nurdin menjelaskan, dengan pengalihan ini, maka pembayaran tarif Jalan Tol Cipali yang semula dilakukan di GT Palimanan, nantinya akan dilakukan di gerbang tol-gerbang tol di Jalan Tol Palimanan-Kanci, Jalan Tol Kanci-Pejagan, Jalan Tol Pejagan-Pemalang, Jalan Tol Pemalang-Batang, dan Jalan Tol Batang-Semarang untuk pengguna jalan yang menuju arah Trans Jawa.

“Bagi yang melakukan perjalanan jauh (menerus) menuju Semarang dan sekitarnya, maka pembayaran tarif untuk Jalan Tol Cipali akan dilakukan di GT Kalikangkung. Sebaliknya, untuk pengguna jalan dari arah Trans Jawa yang menuju Jalan Tol Jakarta-Cikampek, maka tarif untuk Jalan Tol Cipali akan dibayarkan di GT  Cikampek Utama. Pengalihan transaksi GT Palimanan ke gerbang berikutnya pada saat pelayanan lajur Lebaran 2022 ini merupakan bentuk peningkatan pelayanan untuk mempercepat waktu tempuh di jalan tol,” ungkapnya.

BPJT, Korlantas Polri, Kementerian Perhubungan, Badan Usaha Jalan Tol (BUJT), ASTRA Tol Cipali, PT Jasa Marga, dan PT Waskita Toll Road bersinergi memberikan pelayanan yang maksimal kepada pengguna jalan.

Dengan adanya penggabungan tarif karena dialihkannya transaksi dari GT Palimanan, maka jumlah tarif kumulatif yang akan dikenakan kepada pengguna jalan dari GT Cikampek Utama hinghga GT Kalikangkung adalah Rp357.500.

Sementara itu, besaran tarif untuk pengguna jalan dari GT Kalikangkung hingga GT Cikampek Utama adalah Rp372.000. Jumlah tarif ini sudah termasuk tarif terjauh untuk Jalan Tol Cipali sebesar Rp119.000.

Dengan adanya pengalihan transaksi tersebut, maka diimbau pengguna jalan dengan perjalanan menerus dari arah Jabotabek menuju ke Trans Jawa atau sebaliknya untuk memastikan kecukupan saldo uang elektronik yang digunakan. Termasuk untuk memastikan penggunaan satu uang elektronik yang sama dalam melakukan transaksi di gerbang tol masuk dan keluar.

Baca juga: Jadwal Ganjil Genap dan Satu Arah Mudik Lebaran 2022 di Jalan Tol

Di samping itu, jika terjadi kepadatan di rest area pengguna jalan dapat keluar di gerbang tol terdekat, selain untuk beristirahat atau mengisi BBM juga dapat menikmati wisata kuliner dan obyek wisata yang berada di sepanjang rute yang dilalui. [*/pkt]

Terpopuler

Add New Playlist