Data dan Fakta Penanganan dan Penyebaran Covid-19 di Sumbar

Penulis: Redaksi

Berita Padang hari ini dan berita Sumbar hari ini: Penyebaran Covid-19 di Sumbar secara umum juga mengalami peningkatan

Padang, Padangkita.com – Kecuali Kabupaten Limapuluh Kota yang masuk zona merah, penyebaran Covid-19 di Sumatra Barat (Sumbar) secara umum juga mengalami peningkatan. Meski begitu, Provinsi Sumbar masih berada pada zona oranye.

Rinciannya, dari 19 kabupaten/kota di Sumbar, 1 daerah masuk zona merah, 9 daerah masuk zona oranye dan 9 daerah masuk zona kuning.

Masuknya Limapuluh Kota ke zona merah tak lepas dari ledakan kasus yang terjadi pekan lalu. Di satu nagari yakni, Nagari Durian Gadang, Kecamatan Akabiluru, ditemukan puluhan kasus positif.

Berikut data dan fakta kondisi pandemi Covid-19 di Sumbar sebagaimana dirilis Satgas Covid-19 Sumbar:

  • Kabupaten Limapuluh Kota menjadi satu-satunya daerah yang masuk zona merah sejak April 2020 di Sumbar.
  • Provinsi Sumbar masih berada pada zonasi oranye (risiko sedang) dengan skor IKM 2,24/kasus meningkat.
  • Positivity Rate (PR) 7,86 (standard WHO 5,0), meningkat dari minggu sebelumnya di 7,79. Namun secara nasional, PR Sumbar termasuk sangat rendah.
  • Sampai minggu ke-56, warga Sumbar yang telah terinfeksi Covid-19 adalah 32.955 orang.
  • Recovery Rate (RR) atau tingkat kesembuhan 93,31%, atau sembuh sebanyak 30.751 orang dari 32.955 orang yang terinfeksi. Merupakan capaian kesembuhan tertinggi secara nasional.
  • Meninggal dunia akibat Covid-19 sebanyak 715 orang dari 32.955 yang terinfeksi (2,17%)/meningkat.
  • Kasus Aktif sebanyak 1.489 orang (4,52%) dari 32.955 orang/meningkat.
  • Dirawat di RS rujukan 334 orang (1,01%)/meningkat.
  • Isolasi mandiri 1.082 orang (3,28%)/meningkat.
  • Isolasi dikarantina Kabupaten/Kota 73 orang (0,22%)/meningkat
  • Tingkat hunian rumah sakit (ruangan khusus rujukan pasien Covid-19) adalah 31,44%/meningkat. [*/pkt]

Baca berita Padang hari ini dan berita Sumbar hari ini hanya di Padangkita.com.

Terpopuler