Daerah di Sumbar Diminta Rutin Kirim Sampel Spesimen dalam Jumlah Banyak ke Laboratorium

Penulis: MF Zikri

Berita Kota Padang terbaru dan berita Sumbar terbaru: Pemerintah daerah diminta rutin untuk mengirim sampel spesimen ke Laboratorium di Padang, alasannya adalah sebagai berikut.

Padang, Padangkita.com – Gugus Tugas Covid-19 Sumatra Barat (Sumbar) mengingatkan kabupaten/kota untuk selalu rutin mengirimkan sampel spesimen ke Laboratorium di Padang.

Semakin banyak sampel dikirim, akan semakin baik untuk pengendalian penyebaran virus Corona yang makin meningkat.

“Pemerintah Provinsi Sumatra Barat memberikan apresiasi yang luar biasa kepada bupati dan wali kota yang telah banyak dan rutin mengirimkan sampel spesimen PCR warganya ke laboratorium,” ungkap Jasman Rizal, Juru bicara Gugus Tugas Covid-19 Sumbar, Minggu (30/8/2020).

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Sumbar, per tanggal 23 Agustus 2020, persentase proporsi tes (persentase perbandingan jumlah sampel yang diperiksa di suatu daerah dengan jumlah penduduk) paling tinggi adalah Kota Padang Panjang dan paling rendah adalah Pasaman Barat (Pasbar).

Baca juga: Bertambah 89 Orang, Kasus Covid-19 di Sumbar Tembus 2.066 Orang

Berikut persentase proporsi tes kabupaten/kota di Sumbar, sebagaimana yang dirilis Gugus Tugas Covid-19 Sumbar:

1. Kota Padang Panjang 6,4%
2. Kota Sawahlunto 4,59%
3. Kota Padang, 3,85%
4. Kota Solok, 3,83%
5. Kota Bukittinggi, 3,38%
6. Kota Payakumbuh, 3,05%
7. Kota Pariaman, 2,37%
8. Kabupaten Mentawai 1,96%
9. Kabupaten Dharmasraya, 1,94
10. Kabupaten Solok Selatan, 1,45%
11. Kabupaten Sijunjung 1,15%
12. Kabupaten Padang Pariaman 1,14%
13. Kabupaten Tanah Datar 1,10%
14. Kabupaten Pasaman 0,71%
15. Kabupaten Solok, 0,63%
16. Kabupaten 50 Kota 0,59%
17. Kabupaten Agam 0,47%
18. Kabupaten Pesisir Selatan 0,16%
19. Kabupaten Pasaman Barat 0,12%

Andani Eka Putra, ahli penyakit infeksi yang juga Kepala Laboratorium Diagnostik dan Riset Terpadu Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Unand, Padang telah menyarankan, untuk menekan lonjakan kasus Covid-19 Sumbar, upaya tracking, tracing dan testing mesti digencarkan.

Upaya itu, tentu akan terlihat dengan jumlah sampel spesimen yang dikirim ke laboratorium. Dia khawatir, daerah yang merasa aman dan sedikit mengirim sampel spesimen, justru sedang menunggu bom waktu, ledakan kasus. Pada saat itu, penyebaran virus akan sulit dikendalikan. [*/pkt]


Baca berita Kota Padang dan berita Sumbar terbaru hanya di Padangkita.com