Cuaca Ekstrem di Sumbar, Tiga Daerah Terdampak Bencana

Padang, Padangkita.com – Tiga daerah di Sumatra Barat (Sumbar) terdampak bencana akibat cuaca ekstrem dalam dua hari terakhir. Tiga daerah tersebut yaitu Kabupaten Pasaman, Pasaman Barat (Pasbar) dan Kabupaten Padang Pariaman.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumbar, Erman Rahman mengatakan, di Pasaman, banjir dan longsor terjadi di sejumlah kawasan pada Rabu (10/11/2021) pukul 22.00 WIB.

Rinciannya, longsor terjadi di Jorong Parongan, Nagari Sinuruik, Kecamatan Talamau, dan mengakibatkan 100 kepala keluarga (KK) mengungsi.

Longsor juga mengakibatkan satu unit rumah warga rusak berat, serta memutus akses jalan Simpang Empat-Panti karena tertimbun material.

Kemudian, di Jorong Tabek Sirah, Nagari Talu, Kecamatan Talamau, banjir merendam pemukiman masyarakat dengan ketinggian air lebih kurang satu meter, mengakibatkan empat KK mengungsi.

Lalu, di Jorong Benteng, Nagari Sinuruik, Kecamatan Talamau, banjir merendam pemukiman masyarakat dengan ketinggian air sekitar satu meter dan mengakibatkan 40 KK mengungsi.

Selanjutnya, di Jorong Air Haji, Nagari Sungai Aur, Kecamatan Sungai Aur, banjir merendam lima unit rumah serta merendam jalan sepanjang lebih kurang 100 meter dengan ketinggian air sekitar 60 sentimeter sehingga akses lalu lintas terganggu

“Kondisi mutakhir banjir sudah mulai surut. Juga sedang dilakukan pembersihan pada material longsor,” ujar Erman, Kamis (11/11/2021).

Sementara itu, di Padang Pariaman, angin kencang mengakibatkan pohon berusia tua tumbang dan menimpa badan jalan di Korong Koto Muaro Nagari Gasan Gadang Kecamatan Batang Gasan pada pagi tadi sehingga arus lalu lintas terganggu.

Tindak lanjut, BPBD Padang Pariaman berkoordinasi dengan BPBD Sumbar bersama pemerintah kecamatan melakukan pendataan dan pembersihan material pohon yang tumbang.

“Material pohon tumbang tersebut sudah dibersihkan,” jelas Erman.

Baca juga: Banjir Landa Pasaman Barat, Puluhan Kepala Keluarga Harus Mengungsi

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian bencana di dua daerah itu.

Sementara itu di Pasaman Barat (Pasbar) dilaporkan, juga terjadi banjir sejak dini hari hing pagi tadi. Sejumlah akses jalan sempat putus total dan sejumlah kawasan terendam. Sebanyak 45 kepala keluarga juga harus mengungsi. [fru/pkt]

Terpopuler

Add New Playlist