Coffee Shop Menjamur di Padang, Baru 27 yang Kantongi Sertifikat CHSE

Penulis: Redaksi

Padang, Padangkita – Pandemi Covid-19 telah melanda sejak 2 tahun terakhir. Namun, usaha coffee shop atau kedai kopi di Kota Padang terus tumbuh. Hampir di setiap sudut jalan pusat kota hingga kawasan pinggiran usaha dengan menu utama kopi ini mudah ditemukan.

Hanya, dari ratusan usaha yang menempati ruangan berpendingin dan mesin kopi, hingga yang sederhana dengan konsep kaki lima menggunakan gerobak atau kendaraan, belum benar-benar memperhatikan kualitas.

Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Padang Andi Amir memprediksi usaha coffee shop di Padang akan terus tumbuh.

“Kita lihat masih akan terus tumbuh, belum klimaks. Apalagi dengan tren penurunan kasus Covi-19 dan level tentu akan semakin memicu pertumbuhan coffee shop terutama arah Timur dan sekitar kawasan kampus,” ungkapnya ketika berbincang dengan Padangkita.com, Minggu (26/9/2021).

Lebih lanjut ia mengatakan, dari sekian banyak coffee shop yang ada di Padang baru sebagian kecil yang memenuhi standar verifikasi dan sertifikasi Cleanliness, Health, Safety, Environment Sustainability (CHSE).

“Sertifikasi CHSE merupakan proses pemberian sertifikat kepada usaha pariwisata, destinasi pariwisata, dan produk Pariwisata lainnya untuk memberi jaminan kepada pengunjung dalam hal kebersihan, kesehatan, keselamatan, dan kelestarian lingkungan.”

Ia menyebutkan baru sekitar 27 coffee shop yang punya sertifikat CHSE.

“Kita tengah melakukan pendataan ulang dan mendorong pelaku usaha agar bisa mengantongi sertifikasi tersebut,” ulasnya.

Ia berharap, semua coffee shop, terutama yang telah mengantongi sertifikat CHSE terus meningkatkan nilai tempat usahanya dan menambah daya saing.

Baca juga: Wagub Audy Ingatkan 2 Faktor Utama Pengembangan Pariwisata di Sumbar

“Memang tidak ada sanksi (tidak ada sertifikat CHSE), tapi tentu (yang ada sertifikat) posisinya makin kuat dan konsumen percaya,” ujarnya. (*/pkt)

Terpopuler