Cerita Lisa Gustini, Lanjutkan Pendidikan ke Timur Tengah dan Ingin Bentuk Majelis Fikih Wanita di Agam

Penulis: Zulfikar Efendi

Lubuk Basung, Padangkita.com – Lisa Gustini merupakan salah satu dari 35 pelajar di Kabupaten Agam yang mendapatkan bantuan untuk melanjutkan pendidikan ke Timur Tengah.

Lisa merupakan alumni Pondok Pesantren Sumatra Tawalib Parabek. Ia mengaku sangat berterima kasih atas perhatian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Agam terhadap dunia pendidikan, salah satunya dengan memberikan bantuan untuk melanjutkan pendidikan ke luar negeri.

“Terima kasih kepada Bupati Agam dan para donatur yang telah membantu kita untuk melanjutkan pendidikan, semoga apa yang diberikan dibalas oleh Allah SWT,” ujar Lisa usai menerima bantuan di Balairung Rumah Dinas Bupati Agam, Rabu (13/10/2021).

Lisa mengaku senang adanya bantuan tersebut. Apalagi, yang menerima bantuan berasal dari keluarga kurang mampu.

“Saya mewakili teman-teman yang lain, InsyaAllah, kami tidak akan menyia-nyiakan bantuan ini,” ungkapnya.

Menurut Lisa, tujuan melanjutkan pendidikan ke Universitas Al Azhar di Kairo, Mesir dengan jurusan Syariah Islamiyah, karena ia ingin membuat majelis fikih wanita di Agam setelah tamat nanti.

“Lulusan Syariah Islamiyah tentu pendalamannya tentang hukum. Apalagi tentang hukum wanita, banyak orang yang ingin tahu, tapi malu untuk bertanya karena tidak tahu bertanya sama siapa,” ucap Lisa.

Jadi, ucap Lisa, ingin ingin menjadi salah seorang perempuan yang mengerti tentang hukum wanita menurut Islam, sehingga jadi tempat bertanya bagi kaum perempuan yang ingin tahu tentang fikih wanita.

Baca juga: Pemkab Agam Bantu 35 Pelajar untuk Lanjutkan Pendidikan ke Timur Tengah

InsyaAllah, nanti kita buat majelisnya agar nanti kaum wanita dapat menanyakan terkait fikih wanita, serta apa-apa saja yang harus dilakukan,” kata Lisa yang merupakan anak Nagari Sungai Tanang, Kecamatan Banuhampu itu. [*/zfk]

Terpopuler