Cerita Dokter Anna Yunisyahputri Soal Upaya Peningkatan Capaian Vaksinasi di Pasbar

Penulis: Ahmad Romi

Simpang Empat, Padangkita.com – Keinginan masyarakat Pasaman Barat (Pasbar) untuk vaksinasi jauh meningkat. Hal itu diakui oleh dokter Anna Yunisyahputri, anggota tim dokter vaksinator yang bertugas di Puskemas Aia Gadang, Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar). Menurut dia, peningkatan tersebut tak lepas dari edukasi dan promosi.

“Awalnya ketika vaksin dikeluarkan oleh pemerintah sebagai salah satu usaha memerangi pandemi Covid-19 ini, banyak yang menolak untuk divaksin. Penolakan ini bukan dari kalangan masyarakat biasa saja, banyak kalangan yang berpikiran maju dan berpendidikan tinggi yang menolak untuk divaksin. Tentunya alasan mereka beragam dan tidak masuk akal,” kata dokter muda ini kepada Padangkita.com, Senin (22/11/2021) di Simpang Empat.

Ia menambahkan, karena banyaknya penolakan itu, berbagai upaya dilakukan. Edukasi dan promosi kesehatan mengenai vaksin Covid-19 terus ditingkatkan. Karena, semakin gencar promosi edukasi maka berita bohong tentang vaksin bisa dikurangi.

Setiap lapisan masyarakat, pemerintah, pusat pelayanan kesehatan, dan tenaga kesehatan secara maraton membantu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya vaksin Covid-19 untuk mengatasi pandemi Covid-19.

Hal itu dilakukan karena masyarakat sudah ingin bebas beraktivitas seperti dahulu, siswa sudah bebas bertatap muka dengan gurunya, silaturahmi sudah ingin dipererat kembali, kehidupan tidak ingin lagi ditutupi dengan masker, tidak ingin lagi ada jarak, dan aktivitas sosial tidak lagi dibatasi.

“Sebelum itu, kami tenaga kesehatan (Nakes) menjadi garda terdepan dalam menggunakan vaksin itu. Para Nakes diberikan vaksin terlebih dahulu. Alhamdulillah, Nakes tidak mengalami apa-apa setelah divaksin. Sehingga berita bohong bisa dilawan,” ujarnya

Setelah berita hoaks atau berita bohong tentang vaksin mulai berkurang, mulailah pemerintah dan stakeholder lainnya menjalankan program mengenai upaya pencegahan dan memerangi vaksin Covid-19. Seperti, vaksin mobile, vaksin yang dipusatkan di satu tempat, namun masyarakat dijemput dan diantar.

“Dengan beberapa program itu, kesadaran masyarakat untuk di vaksin terus meningkat dan upaya pengejaran target vaksin Covid-19 bisa tercapai,” imbuhnya.

Sebagai Nakes di Puskemas, pihaknya terus melakukan promosi, edukasi, dan eksekusi. Promosi dilakukan melalui media sosial, melalui selebaran seperti pamflet-pamflet serta baliho yang dipasang di beberapa lokasi umum lainnya.

“Promosi, edukasi, eksekusi kami lakukan semaksimal mungkin yang bertujuan agar masyarakat khususnya dalam wilayah kerja Puskesmas kami dapat mengerti dan ikut berpartisipasi dalam penanggulangan pandemi Covid-19 melalui program vaksinasi ini,” ungkapnya.

Baca juga: Minat Masyarakat Pasbar Ikut Vaksin Terus Meningkat, Stok Vaksin Mulai Menipis

Ia meminta kepada masyarakat Pasbar yang telah divaksin sebelum negara ini dinyatakan bebas pandemi Covid-19, agar tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19. Dengan tetap menggunakan masker, menjaga jarak menjauhi kerumunan mengurangi mobilitas serta melaksanakan vaksinasi. [pkt]

Terpopuler

Add New Playlist