BKSDA Sumbar Cari Buaya yang Serang Pencari Lokan di Pasaman Barat 

BKSDA Sumbar Cari Buaya yang Serang Pencari Lokan di Pasaman Barat 

Ilustrasi Buaya

Simpang Empat, Padangkita.com - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatra Barat tengah mencarut buaya yang menyerang seorang warga saat tengah mencari lokan pada Selasa (29/11/2022) lalu.

Kepala BKSDA Sumbar Ardi Andono menjelaskan saat menerima informasi kejadian pihaknya telah menurunkan Tim Wildlife Rescue Unit (WRU).

"Hingga saat ini petugas kita belum menemukan buaya nya (yang memangsa warga)," terangnya Kamis (1/12 /2022).

Lebih lanjut ia mengatakan, saat ini pihaknya masih berupaya mencari dan memastikan kondisi buaya tersebut.

"Akan coba cek dulu buaya yang memangsa warga tersebut besar atau kecil, apakah buaya ini sakit, luka atau tidak. Setelah itu akan kita upayakan untuk digeser," sambungnya.

Ia mengimbau agar buaya tersebut jangan sampai diburu, karena pihaknya akan berusaha mengamankan terlebih dahulu.

"Untuk buaya ini pendekatannya berbeda dengan harimau. Kita akan fokus untuk pengamanan terlebih dahulu," pungkasnya.

Sebelumnya, seorang lelaki yang tengah mencari lokan di Sungai Mandiangin Nagari Katiagan diserang oleh buaya dan hilang, Selasa (29/11/2022).

Korban atas nama Paloso pergi mencari lokan bersama temannya Rutinus di sungai tersebut.

Saat sampai di lokasi, korban langsung diserang dan diseret oleh buaya saat masuk ke dalam sungai.

Baca Juga : Hilang Diseret Buaya saat Mencari Lokan, Begini Kondisi Korban saat Ditemukan Tim Basarnas Pasaman

Setelah kejadian tersebut, warga sekitar langsung berinisiatif untuk melakukan pencarian sekaligus melaporkannya kepada tim Pencarian dan Pertolongan. [hdp]

 

*) BACA informasi pilihan lainnya dari Padangkita di Google News

Baca Juga

Mahyeldi Resmikan 3 Jembatan di Pasbar, Perkuat Konektivitas Menuju Pelabuhan Teluk Tapang
Mahyeldi Resmikan 3 Jembatan di Pasbar, Perkuat Konektivitas Menuju Pelabuhan Teluk Tapang
Rp83 Miliar dari Kemenhub untuk Pengembangan Pelabuhan Teluk Tapang, Investor mulai Melirik
Rp83 Miliar dari Kemenhub untuk Pengembangan Pelabuhan Teluk Tapang, Investor mulai Melirik
Sebelum Resmikan Jembatan di Teluk Tapang, Gubernur Mahyeldi Tausiah Subuh di Air Bangis
Sebelum Resmikan Jembatan di Teluk Tapang, Gubernur Mahyeldi Tausiah Subuh di Air Bangis
2.000 Hektare Lahan Eks Proyek Air Runding belum Jelas Status Hukum dan Penguasaannya
2.000 Hektare Lahan Eks Proyek Air Runding belum Jelas Status Hukum dan Penguasaannya
Dua Hari Penertiban Tambang Ilegal di Pasbar, Tim Terpadu Amankan 21 Orang dan 8 Alat Berat
Dua Hari Penertiban Tambang Ilegal di Pasbar, Tim Terpadu Amankan 21 Orang dan 8 Alat Berat
Jalan Rusak Akibat Bencana di Talu Diusulkan Pindah Jalur, Mahyeldi: Lokasi Awal Berisiko
Jalan Rusak Akibat Bencana di Talu Diusulkan Pindah Jalur, Mahyeldi: Lokasi Awal Berisiko