Beras Berulat, Dinsos Pasaman Barat Janji Ganti Seluruh Bantuan

Penulis: Ahmad Romi

Simpang Empat, Padangkita.com – Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) di Nagari Persiapan Sikilang, Kecamatan Sungai Aur, Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) kecewa karena beras bantuan yang mereka terima berulat.

Beras yang didistribusikan merupakan bantuan dari Dinas Sosial (Dinsos) Pasbar kepada warga yang terdaftar pada Basis Data Terpadu (BDT) Kementerian Sosial RI.

Citra, 35 tahun, salah seorang warga penerima program PKH di Nagari Persiapan Sikilang mengatakan beras bantaun yang diterima berjumlah 8 kilogram tersebut berulat.

“Kami ada sekitar 300 KPM penerima bantuan beras tersebut. Rata-rata yang kami terima semuanya sama dan hal ini sudah kami laporkan kepada pihak pemerintah nagari,” katanya kepada Padangkita.com, Senin (6/4/2020).

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pasaman Barat Yonnisal membenarkan informasi tersebut. Ia mengaku terkejut karena selama ini beras yang disalurkan dari Bulog selalu dalam keadaan baik.

Baca juga: Warga Kurang Mampu di Pasbar Terima Paket Bantuan Sembako

“Semalam ketika saya dapat informasi mengenai hal ini, saya langsung perintahkan pihak nagari untuk kembali menarik semua beras yang telah dibagikan itu untuk kita ganti dengan yang baru,” ujar Yonnisal di Simpang Empat.

Menurutnya, pendistribusian rencananya akan berlangsung hari ini namun karena cuaca hujan dan medan yang tidak memungkinkan untuk dilalui, maka akan ditunda sampai cuaca membaik.

“Rencananya pagi tadi sudah diantar, namun karena jalan ke Sikilang banjir, kemungkinan besok baru kita antar. Jumlahnya ada sekitar 2.100 kilogram,” katanya.

Ia juga telah menghubungi pihak Bulog agar turun ke Pasbar guna melihat dan mengganti seluruh beras yang telah didistribusikan karena tidak layak untuk dikonsumsi.

“Pihak Bulog sudah saya hubungi dan saya minta untuk mengganti beras tersebut. Di tengah pandemi corona ini, jangan tambah dengan masalah yang lain,” tegas Yonnisal.

Yonnisal juga menyampaikan permohonan maaf atas nama Pemerintah Daerah karena kurang teliti dalam memeriksa kondisi beras yang diterima dari Bulog sebelum disalurkan ke Masyarakat. [rom]


Baca berita Pasaman Barat terbaru hanya di Padangkita.com

Terpopuler