Bencana Alam Picu Kenaikan Angka Kemiskinan di Sumatera Barat

Bencana Alam Picu Kenaikan Angka Kemiskinan di Sumatera Barat

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sumbar, Medi Iswandi. [Foto: Dok. Ist]

Padang, Padangkita.com – Bencana alam menjadi faktor utama di balik kenaikan angka kemiskinan di Sumatera Barat (Sumbar) sebesar 0,02% pada tahun 2024.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Sumbar, Medi Iswandi.

“Memang ada peningkatan, tapi penyebab utamanya adalah bencana,” ujar Medi di Padang, Kamis (4/7/2024).

Bencana alam tidak hanya berdampak langsung pada masyarakat yang tertimpa, tetapi juga melumpuhkan lahan produktif sebagai sumber ekonomi mereka.

Bencana pun juga menyebabkan terhambatnya transportasi bahan pokok, yang membuat inflasi juga turut naik.

“Bencana tidak hanya menyebabkan terganggunya produktifitas pertanian, namun juga menyebabkan terhambatnya transportasi bahan pokok yg mengakibatkan naiknya harga barang atau inflasi,” kata Medi.

Lebih lanjut, Medi menjelaskan bahwa garis kemiskinan di Sumbar mengalami peningkatan dari Rp.667.925/orang/bulan pada Maret 2023 menjadi Rp708.416/orang/bulan saat ini.

Menanggapi hal ini, Pemprov Sumbar telah mengambil langkah-langkah penanggulangan kemiskinan di 19 kabupaten dan kota, dengan total 186 sub-kegiatan yang dilaksanakan oleh berbagai OPD. Program ini juga didukung dengan anggaran yang memadai.

Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) Sumbar merilis data bahwa jumlah penduduk miskin di Sumbar mencapai 345.730 orang atau 5,97% pada Maret 2024.

Angka ini menunjukkan peningkatan sebesar 5.360 orang dibandingkan dengan Maret 2023. Persentase penduduk miskin di daerah perkotaan pada Maret 2024 tercatat sebesar 4,72%, naik dari 4,67% pada Maret 2023. Sedangkan di daerah perdesaan, persentasenya naik dari 7,23% menjadi 7,28%.

Meskipun bencana alam menjadi faktor utama, upaya penanggulangan kemiskinan di Sumbar harus dilakukan secara komprehensif dan berkelanjutan.

Pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat perlu bersinergi untuk meningkatkan ekonomi masyarakat, memperkuat infrastruktur, dan meningkatkan akses terhadap layanan dasar.

Baca Juga: Gubernur Mahyeldi Serukan Kepedulian Sosial di Tengah Masyarakat Entaskan Kemiskinan

Dengan upaya bersama, diharapkan angka kemiskinan di Sumbar dapat ditekan dan kesejahteraan masyarakat dapat ditingkatkan.

[*/hdp]

Baca Juga

40 Kegiatan Disiapkan Meriahkan HUT ke-79 RI di Sumbar, Ada Festival Anak di Daerah Bencana
40 Kegiatan Disiapkan Meriahkan HUT ke-79 RI di Sumbar, Ada Festival Anak di Daerah Bencana
Data Realisasi Anggaran Dibuka ke Publik, Mahyeldi Buktikan Komitmen Transparansi
Data Realisasi Anggaran Dibuka ke Publik, Mahyeldi Buktikan Komitmen Transparansi
16 OPD Predikat A, Gubernur Mahyeldi Ingatkan Penilaian SAKIP Berpengaruh ke Insentif Daerah
16 OPD Predikat A, Gubernur Mahyeldi Ingatkan Penilaian SAKIP Berpengaruh ke Insentif Daerah
Kenapa Realisasi Kegiatan Pembangunan Pemprov Sumbar Melambat dan masih Rendah?
Kenapa Realisasi Kegiatan Pembangunan Pemprov Sumbar Melambat dan masih Rendah?
Dinas BMCKTR Sumbar Mulai Perbaiki Jalur Malalak, Ungkap Penyebab Penurunan Kemantapan Jalan
Dinas BMCKTR Sumbar Mulai Perbaiki Jalur Malalak, Ungkap Penyebab Penurunan Kemantapan Jalan
Gubernur Minta Petugas di Jalur Alternatif Sumbar Standby 24 Jam
Gubernur Minta Petugas di Jalur Alternatif Sumbar Standby 24 Jam