Bantuan Warga Terdampak Covid-19 Belum Juga Cair, Anggota DPRD Sumbar Meradang

Penulis: Redaksi

Padang, Padangkita.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatra Barat Afrizal meradang. Pasalnya, sudah empat hari Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) diberlakukan tapi bantuan untuk warga terdampak Covid-19 belum juga dibagikan.

Ketua Komisi III DPRD Provinsi Sumbar tersebut mempertanyakan mengapa hingga saat ini bantuan tersebut belum juga dibagikan. Padahal dana usulan Gubernur Sumbar untuk penanganan Covid-19 sebesar Rp600 miliar telah disepakati oleh legislatif.

“Sudah empat hari masih belum juga cair, apa menunggu masyarakat lapar dan ribut di bawah,” katanya, sabtu (25/4/2020).

Afrizal menjelaskan penerapan PSBB ditujukan untuk memutus mata rantai penularan dan penyabaran Covid-19 untuk itu diminta juga pemerintah harus bertanggung jawab untuk memenuhi kebutuhan logistik masyarakat.

Menurutnya, dana usulan untuk penanganan Covid-19 tersebut ditujukan agar masyarakat yang terdampak Covid-19 masih memenuhi kebutuhan hidup harian mereka. Namun hingga kini belum ada kepastian kapan bantuan tersebut akan dibagikan.

Baca juga: Gubernur Sumbar: PSBB Diterapkan, Bantuan Rp600 Ribu Dicairkan

“Dengan penerapan PSBB ini, mereka para pekerja harian sudah tak memiliki penghasilan, sedangkan bantuan tunai langsung yang diharapkan belum juga dikucurkan,” tambahnya.

Dirinya berharap pemerintah bertindak cepat untuk mengatasi hal ini, karena kata Afrizal, tiap sebentar konstituennya menanyakan kapan bantuan akan dicairkan. Padahal fotokopi KTP dan Kartu Keluarga (KK) telah diminta oleh RT dan sudah didata.

“Konstituen saya berharap besar pada bantuan ini. Mereka mengadu kepada saya, apa saya harus diam?,” katanya lagi.

Afrizal mengaku heran terhadap kendala yang dihadapi oleh Pemprov Sumbar karena saat pengajuan dana ke DPRD dulu sangat optimis bantuan akan disalurkan saat PSBB efektif diberlakukan.

Dirinya menegaskan akan menuntut Gubernu Sumbar jika dalam satu minggu ini bantuan tidak juga dikucurkan. Dirinya beralasan Gubernur selaku Komando Gugus Tugas Daerah dinilai lalai menunaikan kewajibannya pasca PSBB diterapkan.

“Saya akan tuntut Gubernur kalau dalam seminggu ini bantuan yang sudah dianggarkan tersebut tidak juga dikucurkan,” ujar Afrizal. [*/abe]


Baca Berita Sumatra Barat hanya di Padangkita.com

Terpopuler

Add New Playlist