Bantah Soal Antrean, Dirut Pertamina Juga Buka Suara Kabar Pasokan Pertalite Dipangkas 50 Persen

Penulis: Isran Bastian

Jakarta, Padangkita.com – Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati buka-bukaan soal stok BBM hingga kabar kelangkaan Pertalite di sejumlah SPBU di tanah air. Diketahui, ada juga kabar yang beredar kalau Pertamina melakukan pemangkasan stok Pertalite 50%.

Menjawab hal ini, Nicke menjelaskan, seluruh direksi holding dan subholding perseroan sudah melakukan pengecekan langsung penyaluran BBM di seluruh SPBU. Hasilnya pun tidak ditemukan permasalahan yang berarti.

“Seluruh Direksi Holding dan Subholding telah turun ke lapangan untuk memantau kondisi penyaluran BBM di SPBU. Dari hasil kunjungan tersebut ditemukan stok (BBM) di SPBU dalam kondisi aman,” jelas Nicke saat rapat dengar pendapat (RDP) bersama Komisi VII DPR RI, sekaligus mengkonfirmasi kabar yang beredar bahwa terjadi pemangkasan 50% BBM jenis Pertalite di sejumlah SPBU, Rabu (6/4/2022) lalu.

Dikutip Padangkita.com, Jumat (8/4/2022), Nicke juga menjelaskan, selain stok BBM di SPBU dalam kondisi aman, dalam kunjungan jajaran petinggi Pertama tersebut juga ditemukan bahkan antrean di SPBU pun relatif normal, meski beberapa antrian didominasi truk Odol.

Sebelumnya, Pjs Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga, Irto Ginting menegaskan informasi bahwa adanya pemangkasan stok BBM jenis RON 90 itu keliru. Menurutnya, Pertamina akan memasok kebutuhan BBM di SPBU berdasarkan kebutuhan.

Diketahui Pertalite di SPBU memang dikabarkan langka. Kondisi ini setelah manajemen perseroan menaikan harga BBM RON 92 atau Pertamax dari Rp9.000 menjadi Rp12.500 per liter. Kenaikan ini mengikuti harga pasar atau keekonomian global yang dipatok di angka Rp16.000 per liter.

Baca Juga: Angkut 40 Jeriken BBM Bersubsidi, Seorang Pria Asal Jambi Diamankan Polisi di Solsel

Usai Pertamina menaikan harga Pertamax, konsumen pun berbondong-bondong beralih menggunakan Pertalite. Hal ini menyebabkan kelangkaan Pertalite di sejumlah SPBU. [*/isr]

Terpopuler

Add New Playlist