Padang, Padangkita.com — Bank Nagari menunjukkan komitmen memberikan pelayanan prima dalam proses pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) 1447 H/2026 M, khususnya bagi jemaah lanjut usia (lansia) dan penyandang disabilitas.
Bank kebanggaan Sumatera Barat (Sumbar) menyediakan layanan khusus di konter Bank Nagari dengan pendampingan langsung oleh petugas untuk mempercepat proses pelunasan.
Direktur Utama Bank Nagari, Gusti Candra mengingatkan pentingnya istitha’ah kesehatan sebagai prasyarat utama sebelum pelunasan dilakukan. Menurut Gusti, kelulusan pemeriksaan kesehatan akan menentukan apakah jemaah dapat diberangkatkan atau harus menunggu tahun berikutnya.
“Jemaah harus memastikan nomor porsinya masuk dalam kuota berhak lunas dan telah lulus pemeriksaan kesehatan. Ini menjadi faktor penentu keberangkatan,” kata Gusti dalam keterangan di Padang, Minggu (11/1/2026).
Selain itu, lanjut dia, jemaah juga diwajibkan melengkapi dokumen administrasi seperti KTP, Kartu Keluarga, paspor yang masih berlaku, pas foto terbaru, setoran awal BPIH, buku tabungan Tahari, serta SPPH lembar pertama.
Untuk mempercepat proses pelunasan yang hanya berlangsung selama sepekan, Bank Nagari menjalin koordinasi intensif dengan Kemenag Sumbar dan membuka konter khusus di seluruh kantor cabang. Petugas bahkan melakukan komunikasi langsung dengan jemaah melalui telepon maupun kunjungan.
Gusti Candra menambahkan, dibandingkan tahun 2025, jumlah jemaah berhak lunas melalui Bank Nagari pada 2026 mengalami penurunan seiring berkurangnya kuota haji Sumbar dari 4.613 menjadi 3.900 jemaah.
Baca juga: Bank Nagari dan AMITRA Jalin Kerja Sama Pembiayaan Haji dan Umrah
Meski demikian, minat pendaftaran tetap tinggi, dengan 4.598 CJH atau 54,41 persen dari total pendaftar Sumbar memilih Bank Nagari sebagai mitra pendaftaran.
“Jaringan kami menjangkau hingga pelosok nagari, sehingga memberikan kemudahan bagi jemaah. Ditambah lagi, setiap pendaftar akan memperoleh souvenir eksklusif,” kata Gusti. [*/pkt]











