Bacok Kepala Seorang Remaja, Dua Pemuda di Solok Diringkus Polisi 

Penulis: Redaksi

Solok, Padangkita.com – Dua orang pemuda terduga pelaku tindak pidana pencurian dengan kekerasan (Curas), yang beraksi pada Minggu (11/12/2022), sekira pukul 04.00 WIB, berhasil diringkus Sat Reskrim Polres Solok Kota.

Kapolres Solok Kota AKBP Ahmad Fadilan, melalui Kasat Reskrim AKP Evi Wansri mengungkapkan kedua pelaku berinisial NAM, 19 tahun seorang kuli bangunan dan MM, 17 tahun berprofesi sebagai supir angkot.

“Kedua pelaku berhasil kita tangkap di rumahnya masing. Saat akan diamankan, pelaku sempat berusaha kabur, namun dengan sigap anggota meringkusnya,” ujar Kasat, Senin (12/12/2022).

Lebih lanjut Kasat menjelaskan, kejadian bermula saat korban Afif Falih, 17 tahun, Warga Tanjung Harapan, Solok, bersama temannya dalam perjalanan dari dermaga Singkarak menuju Kota Solok menggunakan sepeda motor.

Saat itu korban tiba-tiba dicegat di Jalan Lintas Sumatera KM 7 Jorong Kapuah, Nagari Sumani, Kecamatan X Koto Singkarak oleh sekumpulan pemuda yang lantas melakukan tindak kekerasan terhadap korban menggunakan senjata tajam yang mengakibatkan korban mengalami luka robek pada kepala dan tangan, hingga tidak berdaya.

“Selanjutnya para pelaku mengambil handphone dan jam tangan milik korban. Selain itu pelaku juga melarikan sepeda motor korban dan meninggalkan kendaraan tersebut sejauh lebih kurang satu KM dari tempat kejadian perkara, ” ungkapnya.

Lebih lanjut Kasat menambahkan, di hari yang sama keluarga korban langsung membuat laporan polisi, di Polres Solok Kota.

“Kita langsung melakukan penyelidikan. Dari informasi yang dihimpun, diperoleh identitas serta alamat tersangka. Kemudian langsung melakukan pengejaran dan berselang lebih kurang dua jam dari penerimaan laporan, pelaku berhasil diamankan,” terangnya.

Saat ini kedua pelaku telah diamankan di Mapolres Solok Kota untuk pemeriksaan lebih lanjut serta mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Baca JugaPolisi Ungkap Motif Pembacokan Pelajar di Padang

“Keduanya dijerat dengan pasal 365 KUHP, dengan ancaman pidana penjara paling lama 9 tahun,” pungkasnya. [hdp]

 

*) BACA informasi pilihan lainnya dari Padangkita di Google News

Terpopuler

Add New Playlist