Arab Saudi Wajibkan Vaksinasi Jika Ingin Umrah

Penulis: Ramono Aryo

Riyadh, Padangkita.com – Pemerintah Kerajaan Arab Saudi mewajibkan jemaah harus sudah divaksinasi jika ingin menunaikan ibadah umrah. Jemaah yang telah divaksin juga diperbolehkan salat dan umrah di Masjidil Haram di Mekah, Selasa (5/4/2021).

Langkah ini diambil oleh pemerintah Arab Suadi untuk mencegah penularan virus corona yang hingga saat ini masih belum berakhir.

Dalam keterangannya, orang yang divaksinasi bukan hanya mereka yang menerima dosis vaksin dua kali. Tapi berlaku bagi yang baru sekali suntik, setidaknya telah 14 hari sebelum melakukan umrah. Atau bisa juga orang yang telah sembuh dari virus Corona.

Dalam laman daringnya, Kementerian Haji dan Umrah merinci secara jelas tentang kebijakan baru untuk perizinan salat di Masjidil Haram. Berikut rinciannya.

1. Pemberian izin umrah dan salat di Masjidil Haram serta berkunjung ke Masjid Nabawi mulai tanggal 1 Ramadan 1442 H bagi orang yang diimunisasi sesuai dengan aplikasi (Tawakkalna).

Untuk kategori imunisasi (Orang Imun yang mendapat dua dosis Covid-19 vaksin / Immune Person setelah 14 hari menerima dosis pertama vaksin Covid-19 / Immune Person yang sembuh dari infeksi).

2. Izin pemesanan untuk menunaikan ibadah umrah, salat dan kunjungan melalui aplikasi (Eatmarna) dan (Tawakkalna), karena waktu yang tersedia dan kapasitas operasional dengan tetap berpegang pada protokol kesehatan.

3. Menunjukkan izin dan memverifikasi keabsahannya melalui aplikasi (Tawakkalna), langsung dari pendaftar.

Terkait kebijakan ini, Kementerian mengatakan akan meningkatkan kapasitas operasional masjid suci sesuai dengan langkah-langkah dan pembatasan Covid-19.

Baca Juga: Tarif Umrah di Tengah Pandemi Naik Jadi Rp26 Juta

Juga tidak jelas apakah kebijakan yang muncul di tengah meningkatnya infeksi virus korona di Arab Saudi, akan diperpanjang hingga haji tahunan akhir tahun ini. [*/abe]


Baca berita terbaru hanya di Padangkita.com

Terpopuler

Add New Playlist