Andre Rosiade Diadukan ke Bawaslu Sumbar karena Diduga Kampanye di Rumah Ibadah

|
Editor: Zulfikar

Padang, Padangkita.com – Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Gerindra Sumatra Barat (Sumbar) Andre Rosiade dilaporkan ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) karena diduga melanggar aturan, yaitu kampanye di rumah ibadah.

Andre dilaporkan seorang warga bernama Nanda Fazli pada 9 November 2020. “Saya mendatangi Bawaslu Sumbar, memberikan informasi terkait dengan adanya video Andre Rosiade telah melaksanakan agenda penyaluran bantuan di Masjid Taqwa Muaro Sijunjung yang diperkirakan dilaksanakan pada Sabtu, 24 Oktober 2020,” ujar Fazli dalam keterangan tertulis yang diterima Padangkita.com, Selasa (10/11/2020).

Baca Juga

Video tersebut, kata Fazli, bisa dilihat di Instagram TV Andre Rosiade yang diupload pada tanggal 1 November 2020. Dalam video berdurasi 2 menit 19 detik itu terlihat Andre Rosiade mengkampanyekan salah satu Paslon Gubernur dan Wakil Sumbar serta Paslon Bupati dan Wakil Bupati Sijunjung.

“Sebagai ketua DPD Gerindra, Insya Allah ya, bertanggung-jawab ya, untuk mengawal Gubernur Sumatra Barat dari Gerindra dan Bupati Sijunjung dari Gerindra untuk menyelesaikan jalan,” ujar Fazli menirukan kata-kata Andre.

Menurutnya, tindakan Andre diduga telah melanggar aturan kampanye, yakni menjanjikan atau memberikan uang kepada pemilih di Kabupaten Sijunjung dan melaksanakan kampanye di tempat ibadah.

Hal ini mengacu pada Pasal 73 Ayat 1 UU 10/2016 tentang Pemilihan Kepala Daerah yaitu calon atau tim kampanye dilarang menjanjikan atau memberikan uang atau materi lainnya untuk mempengaruhi penyelenggaraan pemilihan atau pemilih.

Lebih lanjut, dijelaskan Fazli, Andre juga diduga melanggar Pasal 68 Huruf j PKPU tahun 2017 sebagaimana telah diubah dengan PKPU No 11 tahun 2020, menyatakan dalam hal ini kampanye dilarang menggunakan tempat ibadah dan sarana pendidikan.

Baca juga: PSK yang Digerebek Andre Rosiade Divonis 5 Bulan Penjara, Muncikarinya 7 Bulan Penjara

“Oleh karena itu saya mendatangi Bawaslu Sumbar supaya hal ini perlu ditelusuri dan didalami oleh Bawaslu Sumbar untuk dijadikan temuan. Karena pada waktu acara tersebut, juga ada memberikan bantuan. Hal ini guna terlaksananya Pilkada yang jurdil,” katanya. [zfk]


Baca berita Sumbar terbaru hanya di Padangkita.com.

Terpopuler