Padang, Padangkita.com - Sebanyak 400 atlet dan ofisial dari 15 kabupaten/kota di Sumatra Barat berkumpul di Kota Padang untuk mengikuti Kejuaraan Kempo Wali Kota Cup 2025.
Ajang yang digelar dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-356 ini tidak hanya menjadi panggung perebutan gelar, tetapi juga menjadi babak kualifikasi krusial bagi para atlet senior untuk Pekan Olahraga Nasional (PON) Bela Diri.
Pertandingan resmi berlangsung selama tiga hari, mulai Kamis (7/8/2025) hingga Sabtu (9/8/2025), yang dipusatkan di HBT Pondok Building, Kawasan Pondok, Padang. Sehari sebelumnya, pada Rabu (6/8/2025), seluruh atlet telah menjalani proses penimbangan berat badan di Gedung Olahraga KONI Sumatra Barat untuk memastikan kesesuaian kelas tanding.
Ketua Panitia Pelaksana, Nofrialdi, menyatakan bahwa antusiasme peserta tahun ini sangat tinggi. "Peserta datang dari hampir seluruh penjuru Sumatra Barat, mulai dari Padang, Pariaman, Bukittinggi, Solok, hingga Pesisir Selatan dan Pasaman Barat," ujarnya di sela-sela kegiatan, Rabu (6/8/2025).
Ia menambahkan, kejuaraan ini mempertandingkan 37 nomor dari kategori junior, remaja, hingga dewasa. "Khusus untuk kategori dewasa, kejuaraan ini berfungsi sebagai ajang seleksi. Atlet terbaik akan mewakili Sumatra Barat dalam PON Bela Diri Nasional yang rencananya digelar pada Oktober 2025 mendatang," jelas Nofrialdi.
Sementara itu, Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (Perkemi) Kota Padang selaku tuan rumah bertekad untuk mempertahankan tradisi juara umum. Dengan menurunkan kekuatan penuh sebanyak 90 atlet, Padang menargetkan dominasi di berbagai nomor pertandingan.
Pelatih Perkemi Kota Padang, Adek Putra Mahendra, mengungkapkan optimisme timnya. "Kami telah melakukan persiapan intensif selama lima bulan terakhir. Target kami jelas, melanjutkan tradisi juara umum," katanya saat ditemui pada hari pertama pertandingan, Kamis (7/8/2025).
Keyakinan tersebut bukan tanpa alasan. Menurut Adek, timnya diperkuat oleh 15 atlet yang telah memiliki jam terbang tinggi di tingkat nasional, termasuk para veteran PON dan Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas). "Kekuatan yang kami miliki saat ini membuat kami sangat optimistis target juara umum dapat tercapai," tegasnya.
Untuk sistem pertandingan, panitia menerapkan dua format berbeda. "Untuk nomor randori (perkelahian bebas) kami menggunakan sistem double elimination atau gugur ganda. Ini memberi kesempatan kedua bagi atlet yang kalah di laga pertama, sistem yang sama juga diterapkan di PON. Sementara nomor lain menggunakan sistem setengah kompetisi," terang Adek.
Baca Juga: Dua Kenshi Sumbar Lolos ke Semifinal, Kempo Sumbar Berpeluang Tambah Medali Emas
Acara pembukaan resmi kejuaraan dijadwalkan akan dilaksanakan pada Jumat (8/8/2025) sore. Rencananya, seremoni akan dihadiri langsung oleh Wali Kota Padang Fadly Amran, Wakil Wali Kota Ekos Albar, serta Ketua DPRD Kota Padang Muharlion, yang juga menjabat sebagai Ketua Pengurus Cabang Perkemi Padang. [*/hdp]