Akhi-Akhi Cabul Ikuti Taaruf Online Demi Nafsu, Ceraikan Korban Setelah Malam Pertama

Penulis: SON

Berita viral terbaru: Ikuti grup taaruf online, seorang pria cabul di Jember pakai identitas palsu untuk pikat korban. Menikahi korban hanya untuk syahwat lalu diceraikan.

Padangkita.com – Orang yang melabelkan dirinya sebagai orang beragama ternyata juga memiliki kelakuan yang bejat dan penjahat kelamin.

Karena fenomena ini netizen kemudian menamai mereka dengan akhi-akhi cabul, pakaian dan tutur syari namun kelakuan tidak mencerminkan.

Baca Juga

Kasus akhi-akhi cabul yang belum lama ini mengejutkan netizen adalah seorang yang mengaku ustaz dan motivator tapi melecehkan 30 perempuan.

Nah, selain itu ada modus baru bagi akhi-akhi untuk mencari korbannya.  Beberapa hari lalu, beredar cerita di dunia maya tentang seorang lelaki yang melakukan taaruf secara online untuk mencari pasangan.

Taaruf yang dimaksud bukan untuk mencari jodoh. Namun ternyata, laki-laki tersebut hanya menikahi para ukhti untuk memuaskan nafsunya, kemudian diceraikan setelah merasa hasratnya terpenuhi.

Kisah yang terjadi di Jember, Jawa Timur, ini awalnya ramai dibahas oleh akun Twitter @swamyang. Diceritakan seorang laki-laki bernama Dinar At-Thariq menjalankan modusnya dengan membuka lowongan taaruf. Namun, ia mengisi biodatanya dengan identitas palsu.

Baca juga: Heboh Soal Julie Chaniago yang Postingnya Dinilai Hina Islam, Ngaku Pernah Bangun Musala

Ia bahkan mengaku lulusan Sekolah Tinggi Dirasat Islamiyyah Imam Syafi’i Jember dan bekerja sebagai pengisi kajian psikologi. Serta juga mengklaim memiliki sertifikat dalam bidang psikologi.

Demi melancarkan aksinya, At-Thariq disebut-sebut sudah merencanakan semuanya dengan sangat rapi agar terlihat alami.

Ia bahkan mengatur akun Instagramnya agar terlihat bahwa ia benar-benar seorang pendakwah supaya para perempuan yang berminat untuk taaruf menjadi lebih yakin dan mau menikahinya.

Sayangnya, ada banyak korban yang terkena tipuannya, beberapa di antaranya adalah para perempuan yang baru hijrah atau belajar agama.

Dalam thread Twitter ini, tidak dijelaskan ada berapa orang perempuan yang menjadi korban, namun yang pasti lebih dari dua orang.

Terpopuler

Add New Playlist