Ada Zona Baru di Kebun Binatang Bukittinggi

Berita Bukittinggi terbaru dan Sumbar terbaru: Pemko Bukittinggi meresmikan zona baru di TMSBK, yaitu Zona Reptilia dan Kadang Harimau.

Zona Reptilia di Kebun Binatang Bukittinggi. [Foto: Ist]

Berita Bukittinggi terbaru dan berita Sumbar terbaru: Pemko Bukittinggi meresmikan zona baru di Taman Barga Satwa Budaya dan Kinantan (TMSBK), yaitu Zona Reptilia dan Kadang Harimau.

Bukittinggi, Padangkita.com - Pemerintah Kota (Pemko) Bukittinggi meresmikan zona baru di Taman Barga Satwa Budaya dan Kinantan (TMSBK), yaitu Zona Reptilia dan Kadang Harimau, Rabu (12/1/2021).

Walikota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias mengatakan, TMSBK Bukittinggi merupakan kebun binatang tertua di Indonesia yang butuh pembenahan, mulai dari kandang satwa hingga sejumlah fasilitas untuk kenyamanan para pengunjung.

"Perlu inovasi agar pengunjung tidak bosan, sekaligus bisa menjadi edukasi bagi pengunjung. Yang utama, dalam pembenahan kebun binatang adalah menyejahterakan binatang," ujar Ramlan, Rabu (13/1/2021).

Menurut Ramlan, pembenahan kandang satwa di TMSBK menjadi program dari sektor pariwisata agar menarik pengunjung untuk berwisata.

Adanya Zona Reptilia dan Kandang Harimau baru, kata Ramlan, diharapkan bisa meningkatkan kunjungan yang datang dan PAD juga meningkat.

"Karena PAD terbesar di Bukittinggi berasal dari pariwisata, rata-rata dalam setahun mencapai Rp20 miliar," paparnya.

Lebih lanjut, dijelaskan Ramlan, untuk Zona Reptilia, terdapat 23 ruang dari kaca yang ditata sedemikian rupa, sesuai dengan habitat satwa itu.

Baca juga: Kebun Binatang Bukittinggi Kini Punya Taman Burung Terbesar di Indonesia

Sementara, di Kandang Harimau, pengunjung bisa melihat secara dekat satwa Sumatra itu, sekaligus berselfie dari dekat yang diberi pembatas kaca berlapis, sehingga pengunjung tidak perlu cemas. [zfk]


Baca berita Bukittinggi terbaru dan berita Sumbar terbaru hanya di Padangkita.com.

Baca Juga

Sea Walker Mandeh, Nikmati Wahana Berjalan di Bawah Laut Pertama di Sumatera Barat
Sea Walker Mandeh, Nikmati Wahana Berjalan di Bawah Laut Pertama di Sumatera Barat
Pesona Hoyak Tabuik Piaman 2026 Resmi Masuk KEN, Diselenggarakan 16 hingga 28 Juni
Pesona Hoyak Tabuik Piaman 2026 Resmi Masuk KEN, Diselenggarakan 16 hingga 28 Juni
Ini Sejumlah Fasilitas Pariwisata Kota Pariaman yang Rusak Akibat Bencana Hidrometeorologi
Ini Sejumlah Fasilitas Pariwisata Kota Pariaman yang Rusak Akibat Bencana Hidrometeorologi
Festival 5 Danau Dukung 20 Juta Kunjungan Wisata Sumbar, Didorong jadi Event Internasional
Festival 5 Danau Dukung 20 Juta Kunjungan Wisata Sumbar, Didorong jadi Event Internasional
Andre Rosiade akan Perjuangkan Keluhan Warga soal Pengelolaan Wisata Candi Borobudur
Andre Rosiade akan Perjuangkan Keluhan Warga soal Pengelolaan Wisata Candi Borobudur
Siap Pukau Wisatawan, Ini Rundown Event Pesona Budaya Tabuik Pariaman 2025 hingga 6 Juli
Siap Pukau Wisatawan, Ini Rundown Event Pesona Budaya Tabuik Pariaman 2025 hingga 6 Juli