Pagi Dilaporkan, Nelayan Pencari Udang di Nagari Sasak Ditemukan Sudah Meninggal Dunia

Berita Pasaman barat terbaru dan berita Sumatra Barat terbaru: Seorang nelayan pencari udang di Nagari Sasak, Pasaman Barat ditemukan meninggal dunia

Simpang Empat, Padangkita.com – Seorang nelayan pencari udang di Nagari Sasak, Kecamatan Sasak Ranah Pasisia, Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar), yang dilaporkan hilang Kamis (27/8/2020) pagi, ditemukan oleh tim sekitar pukul 10.25 WIB sudah meninggal dunia.

Koordinator Basarnas Pos Pasaman, Zulfahmi kepada Padangkita.com mengatakan, timnya melakukan pencarian bersama dengan kepolisian dan masyarakat.

"Kita bersama tim dari kepolisian dan masyarakat melakukan pencarian korban sejak dinyatakan hilang tadi pagi dan akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia," kata Zulfahmi di Simpang Empat, Kamis (27/8/2020).

Korban berinisial SB, 55 tahun ini merupakan warga Jorong Muaro Pondok, Sasak.

"Laporan yang kita terima korban pergi mencari udang dini hari dengan perahu, dan paginya ditemukan perahu dalam keadaan kosong pada pukul 07.00 WIB," ujar Zulfahmi.

Baca juga: Jorong Sikilang, Wajah Tertinggal di Daerah Kaya Pasaman Barat

Saat ini, jasad SB sudah dievakuasi ke rumah duka untuk selanjutnya dimakamkan oleh pihak keluarga.

"Pihak keluarga tidak bersedia dilakukan visum, makanya langsung dibawa ke rumah duka," terang Zulfahmi.

Baca juga: Petani Karet Ditemukan Sudah Membusuk di Sungai Aur Pasaman Barat

Zulfahmi mengimbau masyarakat Pasbar, khususnya yang berada di daerah pinggir laut dan pegunungan untuk tetap waspada, karena belakangan ini cuaca sangat ekstrem, sering terjadi hujan disertai angin kencang.

"Tetap waspada. Apabila hujan tiba, maka disarankan kepada masyarakat untuk tetap berada di rumah dan hindari berlindung di bawah pohon yang sudah tua. Dikarenakan kemungkinan akan terjadi pohon tumbang sehingga bisa menimpa," imbaunya.

Baca juga: Banyak Pendapatan dan Belanja Dikoreksi untuk Tangani Pandemi Covid-19 di Pasbar

Begitu juga, kata Zulfahmi, kepada para nelayan yang sedang melaut, agar selalu mempersiapkan alat keselamatan seperti pelampung dan yang lainnya, agar ketika terjadi sesuatu bisa bertahan dan menyelamatkan diri. [rom/pkt]


Baca berita Pasaman Barat terbaru dan berita Sumatra Barat terbaru hanya di Padangkita.com

Baca Juga

Dua Hari Penertiban Tambang Ilegal di Pasbar, Tim Terpadu Amankan 21 Orang dan 8 Alat Berat
Dua Hari Penertiban Tambang Ilegal di Pasbar, Tim Terpadu Amankan 21 Orang dan 8 Alat Berat
Jalan Rusak Akibat Bencana di Talu Diusulkan Pindah Jalur, Mahyeldi: Lokasi Awal Berisiko
Jalan Rusak Akibat Bencana di Talu Diusulkan Pindah Jalur, Mahyeldi: Lokasi Awal Berisiko
Penyerahan Santunan JKM dan Sosialisasi Program BPJS Ketenagakerjaan di SMA Al-Istiqamah
Penyerahan Santunan JKM dan Sosialisasi Program BPJS Ketenagakerjaan di SMA Al-Istiqamah
Wagub Vasko Ruseimy Serahkan Hibah Rp2,7 Miliar untuk Anak-anak LKSA di Pasaman Barat
Wagub Vasko Ruseimy Serahkan Hibah Rp2,7 Miliar untuk Anak-anak LKSA di Pasaman Barat
Wujudkan Generasi Sehat, Program Makan Bergizi Gratis Disosialisasikan di Pasaman Barat
Wujudkan Generasi Sehat, Program Makan Bergizi Gratis Disosialisasikan di Pasaman Barat
Lindungi Nelayan Kecil dari 'Illegal Fishing', Vasko Ruseimy Didukung Penuh HSNI Pasaman Barat
Lindungi Nelayan Kecil dari 'Illegal Fishing', Vasko Ruseimy Didukung Penuh HSNI Pasaman Barat