Hujan Lebat, Jalan Batusangkar - Padangpanjang Tertutup Longsor

Longsor Jalan Batusangkar Padangpanjang, berita Tanah Datar.

Hujan Lebat yang melanda Kabupaten Tanah Datar sepanjang Kamis (9/1/2020) malam menyebabkan longsor di Jalan Lintas Padang Panjang - Batusangkar tepatnya di Kelok Sikumbang, Jorong Subarang, Nagari Batipuah Ateh, Kecamatan Batipuah, Kabupaten Tanah Datar beberapa waktu lalu. (Foto: Ist)

Batusangkar, Padangkita.com - Hujan Lebat yang melanda Kabupaten Tanah Datar sepanjang Kamis (9/1/2020) malam menyebabkan longsor di Jalan Lintas Padang Panjang - Batusangkar tepatnya di Kelok Sikumbang, Jorong Subarang, Nagari Batipuah Ateh, Kecamatan Batipuah, Kabupaten Tanah Datar.

Ipung, 30, salah seorang warga yang melintas mengatakan, longsor tersebut menyebabkan sekitar 70 persen jalan di kawasan tersebut tertutup longsor.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tanah Datar, Thamrin menyebutkan, petugas sedang berjibaku membersihkan material longsor tersebut dengan alat seadanya.

“Pakai alat seadanya, sambil menunggu alat dari Dinas Pekerjaan Umum,” ucapnya.

Ia menghimbau masyarakat agar terus waspada. Pasalnya, diprediksi intensitas curah hujan masih tinggi hingga Februari mendatang."Waspadai longsor, banjir bandang dan bencana lainnya yang bisa disebabkan karena curah hujan yang tinggi," ujar Thamrin.

Cuaca Ekstrem

Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Minggu (5/1/2020) memprediksi, cuaca ekstrem dan curah hujan dengan intensitas lebat berpotensi terjadi di sejumlah wilayah, termasuk Sumbar.

Kondisi yang setidaknya diprediksi pekan ini, dapat disertai kilat/petir dan angin kencang.

“Hasil analisis kondisi dinamika atmosfer terkini menunjukkan masih adanya potensi hujan lebat di beberapa wilayah Indonesia untuk sepekan ke depan,” kata Deputi Bidang Meteorologi BMKG, R Mulyono R Prabowo, melalui keterangan tertulis.

Ia menjelaskan berkurangnya pola tekanan rendah di Belahan Bumi Utara (BBU) dan meningkatnya pola Tekanan Rendah di wilayah Belahan Bumi Selatan (BBS) mengindikasikan terjadinya peningkatan aktifitas Monsun Asia yang dapat menyebabkan penambahan massa udara basah di wilayah Indonesia. (pk-04)


Ikuti info dan berita Tanah Datar terkini dan seputar Bencana Sumbar hanya di Padangkita.com.

Baca Juga

Percepat Proses Revitalisasi, Menteri PU Minta Desain Pasar Serikat Batusangkar Diselesaikan
Percepat Proses Revitalisasi, Menteri PU Minta Desain Pasar Serikat Batusangkar Diselesaikan
Pemko Pariaman Uji Publik Data Rumah yang Terdampak Bencana, Ini Rinciannya
Pemko Pariaman Uji Publik Data Rumah yang Terdampak Bencana, Ini Rinciannya
Travel Surabaya - Malang 'Nahwa Travel': Alternatif Nyaman Selain Naik Bus
Travel Surabaya - Malang 'Nahwa Travel': Alternatif Nyaman Selain Naik Bus
Bupati OKU Serahkan Bantuan Rp400 Juta untuk Korban Bencana di Kota Pariaman
Bupati OKU Serahkan Bantuan Rp400 Juta untuk Korban Bencana di Kota Pariaman
Stafsus Mendikdasmen: Sekolah yang Rusak Akibat Bencana di Pariaman segera Diperbaiki
Stafsus Mendikdasmen: Sekolah yang Rusak Akibat Bencana di Pariaman segera Diperbaiki
Yota Balad Serahkan Bantuan Sembako dan Makanan Sehat untuk Siswa Terdampak Bencana
Yota Balad Serahkan Bantuan Sembako dan Makanan Sehat untuk Siswa Terdampak Bencana