Padang, Padangkita.com – Pascasurutnya genangan banjir sering kali menyisakan masalah baru yang tak kalah pelik, yakni krisis air bersih. Sumur warga yang tercemar lumpur dan terganggunya jaringan pipa membuat kebutuhan dasar untuk sanitasi menjadi barang mewah.
Kondisi inilah yang dirasakan warga di kawasan Kuranji, Kota Padang, pascabencana banjir yang melanda baru-baru ini.
Merespons kondisi darurat tersebut, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI Region 3 Padang tidak tinggal diam. Melalui kolaborasi dengan Yayasan Baitul Maal (YBM) Brilian, bantuan air bersih langsung disalurkan ke titik-titik krusial di Kelurahan Pasar Ambacang, Jumat (30/1/2026).
Regional CEO BRI Region 3 Padang, Riza Pahlevi, dalam keterangan tertulisnya menegaskan bahwa aksi ini adalah wujud nyata kehadiran perusahaan di tengah kesulitan masyarakat.
"Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen BRI untuk hadir dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam situasi darurat bencana. Kami memantau kondisi di lapangan dan air bersih menjadi kebutuhan yang sangat mendesak saat ini," ujar Riza Pahlevi lewat keterangan tertulis.
Bantuan difokuskan pada wilayah yang mengalami dampak cukup parah, yakni di kawasan Durian Tarung RT 002 RW 007 dan Perumahan Durita Asri, Kelurahan Pasar Ambacang. Di lokasi ini, warga kesulitan mendapatkan air layak untuk memasak, mandi, dan mencuci akibat sumber air yang keruh bercampur material banjir.
Kedatangan tangki air bersih dari BRI dan YBM Brilian disambut antusias oleh warga. Antrean ember dan jeriken mengular, menandakan betapa vitalnya bantuan tersebut bagi kelangsungan aktivitas harian mereka.
"Melalui YBM Brilian, kami berharap bantuan air bersih ini dapat meringankan beban warga dan membantu pemulihan aktivitas sehari-hari masyarakat terdampak. Kami ingin memastikan warga tidak hanya selamat dari banjir, tetapi juga terhindar dari penyakit kulit atau pencernaan akibat krisis sanitasi," tambah Riza.
Penyaluran bantuan ini dikelola oleh YBM Brilian, lembaga amil zakat yang dananya bersumber dari zakat, infak, dan sedekah pekerja BRI (Insan BRILian). Gerakan ini menunjukkan bahwa kepedulian sosial telah menjadi DNA yang melekat pada seluruh karyawan BRI.
Warga penerima bantuan mengapresiasi langkah cepat ini. Bantuan air bersih dinilai sangat tepat sasaran karena langsung menjawab persoalan utama yang mereka hadapi saat ini.
Dengan tersedianya air bersih, proses pembersihan rumah dari sisa lumpur dan pemenuhan kebutuhan higienitas keluarga dapat kembali berjalan.
Sinergi antara korporasi dan lembaga sosial internal seperti ini diharapkan mampu mempercepat proses pemulihan (recovery) fisik maupun psikis warga Kota Padang pascabencana. [*/hdp]











