Cari "Idola" Baru Dunia Bisnis, Pemko Padang Gelar UMKM Champion 2026 Berhadiah Ratusan Juta

Cari "Idola" Baru Dunia Bisnis, Pemko Padang Gelar UMKM Champion 2026 Berhadiah Ratusan Juta

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Padang Fauzan Ibnovi. [Foto: Diskominfo Padang]

Padang, Padangkita.com – Pemerintah Kota (Pemko) Padang melalui Dinas Koperasi dan UKM terus melakukan inovasi untuk mencetak wirausahawan tangguh yang siap bersaing di pasar global. Salah satu terobosan terbaru adalah penyelenggaraan "UMKM Champion 2026", sebuah ajang kompetisi bisnis yang dikemas berbeda dari biasanya dengan sentuhan edutainment layaknya acara realitas di televisi.

Program ini merupakan implementasi nyata dari Program Unggulan (Progul) "UMKM Naik Kelas" yang digagas melalui Rumah Wirausaha. Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Padang, Fauzan Ibnovi, menjelaskan bahwa kompetisi ini didesain untuk mendorong pelaku usaha mikro agar tidak hanya jago kandang, tetapi mampu melakukan ekspansi pasar.

Dalam keterangannya, Fauzan mengungkapkan bahwa antusiasme pelaku usaha di Padang sangat tinggi. Sejak pendaftaran dibuka pada Oktober 2025, lebih dari 1.000 pendaftar telah masuk, namun hanya 480 peserta terpilih yang berhak mengikuti proses inkubasi intensif.

"Untuk mencetak juara, prosesnya harus ketat. Sebanyak 480 peserta yang lolos kurasi awal ini dilatih langsung oleh tiga lembaga inkubator profesional yang punya reputasi, yaitu Iconity by HIPMI Padang, Oase Academy by Info Sumbar, dan Fludzi Academy by Chef Eri. Kita ingin pastikan mereka mendapat mentor terbaik," ujar Fauzan Ibnovi dikuti[, Kamis (29/1/2026).

Yang membuat UMKM Champion 2026 menarik adalah format babak finalnya. Fauzan membeberkan bahwa 30 finalis yang berhasil lolos seleksi ketat akan tampil dalam babak pamungkas yang direncanakan digelar pada April atau Mei 2026 dengan konsep pertunjukan.

"Nanti kemasannya akan unik, insyaallah akan ada kegiatan yang mirip-mirip dengan reality show seperti Indonesian Idol. Akan ada beberapa fragmen yang ditampilkan, di mana masing-masing pelaku usaha harus mampu mengampanyekan produknya dan mempresentasikan branding usaha mereka di hadapan juri dan publik," jelasnya.

Fauzan menegaskan, menjadi juara di ajang ini bukan sekadar soal rasa produk yang enak atau kemasan yang bagus. Ada tiga indikator penilaian utama. Pertama, pemahaman produk (product knowledge). Kedua, kinerja bisnis yang terukur dari omzet dan grafik peningkatan pendapatan selama pendampingan.

Indikator ketiga, dan yang paling krusial, adalah penguasaan pemasaran digital (digital marketing). "Digital marketing ini adalah salah satu instrumen vital yang menentukan apakah mereka layak naik kelas atau tidak. Di era sekarang, standardisasi UMKM modern itu dilihat dari seberapa cakap mereka memanfaatkan teknologi digital untuk pasar yang lebih luas," tegas Fauzan.

Sebagai stimulus, Pemko Padang tidak tanggung-tanggung dalam memberikan apresiasi. Total hadiah uang tunai sebesar Rp100 juta telah disiapkan untuk lima pemenang terbaik. Fauzan mengklaim angka ini adalah yang terbesar untuk kompetisi sejenis di tingkat kota.

Dari profil peserta yang lolos ke 30 besar, dominasi sektor kuliner masih sangat kuat mencapai 60 persen, disusul sektor fesyen sekitar 20-30 persen, dan sisanya adalah sektor kriya (kerajinan).

Fauzan berharap program ini bisa menjadi agenda tahunan yang berkelanjutan karena dampak positifnya yang nyata terhadap ekosistem bisnis lokal.

Baca Juga: Dukung Penuh SCF 2025, Pemko Padang Optimistis Target UMKM Naik Kelas Tercapai

"Program ini akan terus berlanjut setiap tahun sampai dengan periode Wali Kota Padang saat ini. Dan insyaallah, tentu akan terus kita lanjutkan di masa depan kalau memang ini dinilai memberikan dampak signifikan bagi pertumbuhan ekonomi warga," pungkasnya. [*/hdp]

Baca Juga

Pakai Teknologi Sepa Block, Fadly Amran Targetkan Huntap Korban Banjir Rampung 30 Hari
Pakai Teknologi Sepa Block, Fadly Amran Targetkan Huntap Korban Banjir Rampung 30 Hari
Menuju Kota Hijau Berkelanjutan, Padang Perkuat Kerja Sama dengan Jerman Revitalisasi Batang Arau dan Hadirkan Bus Listrik
Menuju Kota Hijau Berkelanjutan, Padang Perkuat Kerja Sama dengan Jerman Revitalisasi Batang Arau dan Hadirkan Bus Listrik
Fadly Amran Jawab Kritik dengan Data, Pastikan Irigasi Padang Kembali Mengalir
Fadly Amran Jawab Kritik dengan Data, Pastikan Irigasi Padang Kembali Mengalir
Pemko Padang Usulkan Rp3,6 Triliun ke Pusat untuk Pemulihan Infrastruktur Pasca-Bencana
Pemko Padang Usulkan Rp3,6 Triliun ke Pusat untuk Pemulihan Infrastruktur Pasca-Bencana
Darurat Air Bersih Pascabencana, Fadly Amran: Ini Bukan Hanya Masalah PDAM, Tapi Tanggung Jawab Kita Bersama
Darurat Air Bersih Pascabencana, Fadly Amran: Ini Bukan Hanya Masalah PDAM, Tapi Tanggung Jawab Kita Bersama
Sawah dan Sumur Warga Kering, Fadly Amran Kebut Pengerukan Bendungan Gunung Nago
Sawah dan Sumur Warga Kering, Fadly Amran Kebut Pengerukan Bendungan Gunung Nago