Pariaman, Padangkita.com - Wakil Wali Kota Pariaman Mulyadi membuka Uji Publik dan Penyepadanan Data Hasil Pendataan dan Verifikasi Kerusakan Rumah Akibat Bencana Cuaca Ekstrem di Kota Pariaman tahun 2025, di Aula Balai Kota Pariaman, Senin (26/1/2026).
“Bencana hidrometeorologi atau cuaca ekstrem yang melanda daerah kita beberapa waktu lalu (akhir 2025), telah mengakibatkan kerugian fisik yang tidak sedikit, terutama pada tempat tinggal,” ungkapnya.
Mulyadi menyampaikan bahwa Pemerintah Daerah bersama tim di lapangan telah melakukan pendataan dan verifikasi. Namun, data tersebut perlu diuji-publik.
"Mengapa uji publik ini penting? Karena dengan uji publik akan tercipta transparansi dan akuntabilitas. Kita ingin memastikan bahwa data yang dikumpulkan adalah data riil di lapangan. Tidak ada yang ditutup-tutupi, dan tidak ada yang terlewatkan" tegasnya.
Selain itu, lanjut dia, dengan uji publik akan tercipta keadilan.
"Kita ingin memisahkan mana yang masuk kategori Rusak Ringan (RR), Rusak Sedang (RS), maupun Rusak Berat (RB) sesuai dengan aturan yang berlaku. Dan terakhir adalah akurasi data. Data hasil verifikasi ini akan disepadankan (dicocokkan) dengan data kependudukan (Dukcapil) untuk menghindari duplikasi atau kesalahan nama dan alamat (by name, by address),” terangnya.
Berdasarkan data yang ada, kata Mulyadi, ada 22 rumah di Kota Pariaman yang akan direlokasi. Rinciannya, di Kecamatan Pariaman Tengah 1 unit RR, Kecamatan Pariaman Utara 3 unit (1 RR dan 2 RS), dan Relokasi 2 unit.
Kemudian, Kecamatan Pariaman Selatan yang terdampak paling parah, dengan jumlah rumah sebanyak 14 unit. Terdiri dari 4 RR, 1 RS dan 9 RB, serta 8 unit harus Relokasi.
"Dan, terakhir Kecamatan Pariaman Timur, jumlahnya 4 unit dengan rincian 4 RR serta Relokasi 2 unit,” Mulyadi menambahkan.
Lebih lanjut mantan Anggota DPRD Pariaman 3 Periode menyampaikan bahwa data yang sudah akurat, dan valid hasil dari uji publik ini, akan segera disahkan melalui Surat Keputusan (SK) Wali Kota.
"SK ini adalah dasar legal kita untuk mempercepat penyaluran bantuan stimulan, sehingga bantuan tersebut nantinya dapat berjalan dengan cepat, dan dapat diimplementasikan langsung ke rumah yang terdampak," pungkasnya.
Baca juga: Pemko Pariaman Gerak Cepat Tangani Dampak Bencana
Acara ini dihadiri oleh Perwakilan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Pariaman, Kepala OPD teknis, Camat, Kepala Desa/Lurah yang daerahnya terdampak, serta tokoh masyarakat dan masyarakat yang rumahnya terdampak. [*/pkt]











