Padang, Padangkita.com – Gedung Olahraga (GOR) Himpunan Bersatu Teguh (HBT) Padang dipadati ribuan jemaat yang khidmat mengikuti Ibadah dan Perayaan Natal Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia Wilayah (PGIW) Sumatera Barat, Sabtu malam (17/1/2026).
Suasana penuh sukacita semakin terasa istimewa dengan kehadiran Wali Kota Padang, Fadly Amran, di tengah-tengah jemaat. Perayaan Natal gabungan ini menghadirkan pendeta kondang nasional, Gilbert Lumoindong, sebagai pengkhotbah utama yang menyampaikan pesan-pesan damai dan persaudaraan.
Kehadiran orang nomor satu di Kota Padang tersebut bukan sekadar seremonial belaka. Dalam sambutannya, Fadly Amran mengirimkan pesan kuat tentang komitmen pemerintah kota dalam merawat kebinekaan. Ia menegaskan bahwa heterogenitas adalah aset berharga yang harus dijaga untuk memastikan stabilitas daerah.
"Kota Padang selalu menjunjung tinggi nilai toleransi dan kebersamaan. Perbedaan adalah kekuatan yang harus dirawat bersama untuk membangun Kota Padang yang damai dan harmonis," tutur Fadly di hadapan ribuan jemaat.
Lebih jauh, Fadly mengaitkan kerukunan umat beragama dengan visi besar pembangunannya. Menurutnya, cita-cita mewujudkan Padang sebagai kota pintar (smart city) dan kota sehat yang maju sejahtera, tidak akan tercapai tanpa adanya kohesi sosial yang kuat.
"Pemerintah Kota (Pemko) Padang selalu membuka ruang yang luas bagi seluruh umat beragama untuk beribadah dengan aman dan nyaman, serta berkontribusi aktif dalam pembangunan. Menjaga toleransi antarumat beragama sebuah keharusan bagi kita di Kota Padang," tegasnya.
Komitmen terbuka dari Wali Kota Padang ini mendapat sambutan hangat dari tokoh-tokoh gereja. Ketua PGIW Sumbar, Pendeta Daniel Marpaung, menilai kehadiran Fadly Amran adalah simbol nyata bahwa negara hadir untuk mengayomi semua golongan tanpa sekat.
Ia menyebutkan bahwa dukungan pemerintah daerah sangat krusial dalam menciptakan iklim yang kondusif bagi umat Kristiani dalam menjalankan ibadah maupun bermasyarakat.
"Kami mengucapkan terima kasih atas perhatian dan dukungan Pemerintah Kota Padang. Ini menjadi bukti bahwa toleransi antarumat beragama di Kota Padang terjaga dengan baik," ujar Pendeta Daniel.
Baca Juga: GPIB Efrata Padang Bersih-Bersih Pantai, Wujud Nyata Toleransi di Kota Padang
Ia berharap, momentum Natal tahun ini dapat menjadi perekat persaudaraan yang lebih erat, memperkuat ketahanan keluarga, serta memacu semangat umat Kristiani untuk terus berkontribusi positif bagi kemajuan Sumatera Barat. [*/hdp]











