Lahan Pertanian Padang Menyusut Drastis, Petani Didorong Adopsi Sistem Hidroponik

Lahan Pertanian Padang Menyusut Drastis, Petani Didorong Adopsi Sistem Hidroponik

Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, secara simbolis menerima bantuan alat dan mesin pertanian, benih padi, bantuan Pekarangan Pangan Bergizi (P2B), serta bantuan ayam ras petelur untuk kelompok tani di Kota Padang.

Padang, Padangkita.com – Di tengah tantangan penyusutan lahan pertanian produktif yang semakin mengkhawatirkan, Pemerintah Kota (Pemko) Padang mendorong para petani untuk mulai beradaptasi dengan inovasi pertanian modern, seperti sistem hidroponik.

Seruan ini menjadi fokus utama saat penyaluran bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada ratusan kelompok tani di Kota Padang, Senin (20/10/2025).

Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, mengungkapkan data yang mencemaskan terkait alih fungsi lahan. Menurutnya, luas lahan pertanian di Kota Padang telah menyusut drastis dalam beberapa tahun terakhir.

“Lahan pertanian kita terus mengalami penurunan. Dari yang tadinya sekitar 7.000 hektar, kini tersisa sekitar 4.000 hektar. Ini adalah tantangan serius bagi ketahanan pangan kita,” ujar Maigus Nasir di halaman Kantor Dinas Pertanian Kota Padang.

Menyikapi hal ini, ia menegaskan bahwa solusi untuk menjaga produksi pangan adalah dengan memanfaatkan teknologi. “Solusinya adalah dengan memanfaatkan sistem hidroponik dan pertanian modern lainnya. Kita harus bisa berinovasi untuk menjaga kemandirian pangan,” tuturnya.

Bantuan yang diserahkan itu sendiri berasal dari dana pokok-pokok pikiran (Pokir) Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Alex Indra Lukman. Alex menjelaskan, penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari implementasi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam upaya mewujudkan swasembada pangan.

“Manfaatkan bantuan ini dengan sebaik-baiknya. Jangan sampai ada lahan yang tidak terolah, karena kita hidup di daerah yang subur,” pesan Alex kepada para petani.

Kepala Dinas Pertanian Kota Padang, Yoice Yuliani, merinci bantuan tersebut disalurkan kepada 116 kelompok tani. Bantuan terdiri dari sembilan unit traktor tangan, 100 unit *hand sprayer*, dan 16.875 kilogram benih padi.

“Selain itu, kami juga menyerahkan bantuan Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) berupa bibit cabai, tomat, buncis, jagung, dan lainnya untuk 25 kelompok. Ada juga bantuan 600 ekor ayam ras petelur lengkap dengan kandang dan pakannya,” sebut Yoice.

Baca Juga: Tahun 2030, Lahan Pertanian di Padang Diprediksi Tinggal 2.800 Hektare

Pada kesempatan yang sama, lanjut Yoice, turut disalurkan bantuan pangan alokasi Oktober-November untuk 508 warga di Kelurahan Lubuk Minturun, berupa 10.160 kg beras dan 2.032 liter minyak goreng. [*/hdp]

Baca Juga

Pulihkan Layanan Medis Pascabencana, Komisi IX DPR RI dan Kemenkes Siap Perkuat RSUD dr. Rasidin Padang
Pulihkan Layanan Medis Pascabencana, Komisi IX DPR RI dan Kemenkes Siap Perkuat RSUD dr. Rasidin Padang
Tinjau Banjir Padang, Menteri PUPR: Perbaikan Bendungan Koto Tuo Harus Kerja 24 Jam
Tinjau Banjir Padang, Menteri PUPR: Perbaikan Bendungan Koto Tuo Harus Kerja 24 Jam
Pakai Teknologi Sepa Block, Fadly Amran Targetkan Huntap Korban Banjir Rampung 30 Hari
Pakai Teknologi Sepa Block, Fadly Amran Targetkan Huntap Korban Banjir Rampung 30 Hari
Buka Pasar Malam Imlek, Fadly Amran Paparkan Visi "Padang Rancak" di Kawasan Kota Tua
Buka Pasar Malam Imlek, Fadly Amran Paparkan Visi "Padang Rancak" di Kawasan Kota Tua
Cari "Idola" Baru Dunia Bisnis, Pemko Padang Gelar UMKM Champion 2026 Berhadiah Ratusan Juta
Cari "Idola" Baru Dunia Bisnis, Pemko Padang Gelar UMKM Champion 2026 Berhadiah Ratusan Juta
Menuju Kota Hijau Berkelanjutan, Padang Perkuat Kerja Sama dengan Jerman Revitalisasi Batang Arau dan Hadirkan Bus Listrik
Menuju Kota Hijau Berkelanjutan, Padang Perkuat Kerja Sama dengan Jerman Revitalisasi Batang Arau dan Hadirkan Bus Listrik