Mimpi Punya Malioboro Sendiri, Pemko Padang Gandeng Yogyakarta untuk Revitalisasi Pasar Raya

Mimpi Punya Malioboro Sendiri, Pemko Padang Gandeng Yogyakarta untuk Revitalisasi Pasar Raya

Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir melakukan kunjungan kerja ke Kota Yogyakarta, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Padang, Padangkita.com – Pemerintah Kota (Pemko) Padang berambisi menyulap kawasan Pasar Raya Padang menjadi ikon wisata dan ekonomi baru yang terinspirasi dari kesuksesan Kawasan Malioboro.

Untuk mewujudkan mimpi tersebut, Pemko Padang mulai menjajaki kerja sama strategis "Sister City" dengan Pemerintah Kota (Pemko) Yogyakarta.

Langkah awal ini ditandai dengan kunjungan kerja yang dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, ke Balai Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), pada Jumat (17/10/2025). Rombongan diterima secara resmi oleh jajaran Pemerintah Kota Yogyakarta.

Maigus Nasir menyatakan, kunjungan ini bertujuan untuk mempelajari secara langsung resep sukses Yogyakarta dalam menata kawasan wisata dan perdagangan hingga mampu menjadi magnet bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.

“Kita ingin Padang juga punya Malioboro-nya sendiri. Kami datang untuk melihat dan belajar bagaimana tata kelola kawasan wisata dan perdagangan di Yogyakarta yang sudah terbukti berhasil,” ujar Maigus Nasir usai pertemuan.

Menurutnya, revitalisasi Pasar Raya Padang merupakan salah satu program unggulan yang ditargetkan dapat mengubah wajah kota. Harapannya, Pasar Raya tidak lagi hanya berfungsi sebagai pusat ekonomi, tetapi juga sebagai destinasi wisata belanja dan budaya yang nyaman dan berkesan.

“Harapan kami, ke depan Pasar Raya Padang bisa menjadi salah satu kota tujuan wisata unggulan di Indonesia, sebagaimana Yogyakarta yang sukses memadukan potensi wisata, pendidikan, dan budaya,” tambahnya.

Dalam kunjungan tersebut, Maigus Nasir yang didampingi oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Padang, Tri Hadiyanto, menegaskan bahwa penjajakan kerja sama Sister City ini diharapkan menjadi payung hukum yang kuat untuk transfer pengetahuan dan teknologi antar kedua kota.

Ia optimis, kesamaan karakter antara Padang dan Yogyakarta dari sisi budaya, ekonomi, dan statusnya sebagai kota pendidikan dapat menjadi fondasi yang kokoh untuk menjalin kemitraan yang saling menguntungkan.

Baca Juga: Kota Padang dan Norwegia Jajaki Rencana 'Sister City'

“Mudah-mudahan kehadiran kami di Yogyakarta ini membawa semangat baru untuk mengakselerasi program unggulan revitalisasi Pasar Raya dan pasar satelit lainnya di Padang,” tutupnya. [*/hdp]

Baca Juga

Pulihkan Layanan Medis Pascabencana, Komisi IX DPR RI dan Kemenkes Siap Perkuat RSUD dr. Rasidin Padang
Pulihkan Layanan Medis Pascabencana, Komisi IX DPR RI dan Kemenkes Siap Perkuat RSUD dr. Rasidin Padang
Tinjau Banjir Padang, Menteri PUPR: Perbaikan Bendungan Koto Tuo Harus Kerja 24 Jam
Tinjau Banjir Padang, Menteri PUPR: Perbaikan Bendungan Koto Tuo Harus Kerja 24 Jam
Pakai Teknologi Sepa Block, Fadly Amran Targetkan Huntap Korban Banjir Rampung 30 Hari
Pakai Teknologi Sepa Block, Fadly Amran Targetkan Huntap Korban Banjir Rampung 30 Hari
Buka Pasar Malam Imlek, Fadly Amran Paparkan Visi "Padang Rancak" di Kawasan Kota Tua
Buka Pasar Malam Imlek, Fadly Amran Paparkan Visi "Padang Rancak" di Kawasan Kota Tua
Cari "Idola" Baru Dunia Bisnis, Pemko Padang Gelar UMKM Champion 2026 Berhadiah Ratusan Juta
Cari "Idola" Baru Dunia Bisnis, Pemko Padang Gelar UMKM Champion 2026 Berhadiah Ratusan Juta
Menuju Kota Hijau Berkelanjutan, Padang Perkuat Kerja Sama dengan Jerman Revitalisasi Batang Arau dan Hadirkan Bus Listrik
Menuju Kota Hijau Berkelanjutan, Padang Perkuat Kerja Sama dengan Jerman Revitalisasi Batang Arau dan Hadirkan Bus Listrik