BPBD Padang Bekali CPNS Ditjen Pemasyarakatan Sumbar dengan Mitigasi Bencana Dasar

BPBD Padang Bekali CPNS Ditjen Pemasyarakatan Sumbar dengan Mitigasi Bencana Dasar

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton saat memaparkan materi sosialisasi.

Padang, Padangkita.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang menggelar sosialisasi dan edukasi penanganan dasar kebencanaan atau mitigasi bencana kepada para Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Barat (Sumbar).

Kegiatan ini berlangsung di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Padang di Anak Aia pada Senin (23/6/2025).

Inisiatif ini bertujuan krusial untuk meningkatkan kesadaran dan kapasitas dasar CPNS dalam menghadapi berbagai potensi bencana, baik di lingkungan tempat tinggal maupun area kerja mereka di masa depan.

Lingkungan institusi pemasyarakatan sendiri memiliki tantangan unik dan kompleks dalam penanganan situasi darurat, sehingga pembekalan ini menjadi sangat relevan.

Kepala Rutan Kelas IIB Padang, Welli,  menyampaikan apresiasi tinggi atas kontribusi BPBD Kota Padang. Menurut Welli, edukasi kebencanaan ini sangat dibutuhkan.

“Kami menyadari bahwa kesiapsiagaan terhadap bencana harus dimulai sejak dini, terutama bagi para CPNS yang nantinya akan bertugas di tempat-tempat strategis seperti lapas dan imigrasi. Kami sangat mengapresiasi BPBD Kota Padang yang bersedia memberikan langsung pembekalan ini kepada para peserta,” ungkap Welli dalam sambutannya.

Materi sosialisasi disampaikan langsung oleh Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton. Ia mengupas tuntas berbagai jenis bencana yang sering terjadi di Kota Padang, langkah-langkah mitigasi, serta cara evakuasi dan penyelamatan diri dalam kondisi darurat.

Hendri juga menekankan pentingnya kesiapsiagaan personal dan kelembagaan, terutama mengingat institusi seperti rutan memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga keselamatan banyak jiwa.

Kegiatan ini berlangsung interaktif, diselingi sesi tanya jawab yang memungkinkan CPNS memahami lebih dalam materi yang disampaikan. Melalui pembekalan ini, diharapkan para CPNS dapat menjadi agen perubahan dalam hal mitigasi bencana, serta mampu mengedukasi lingkungan sekitarnya mengenai pentingnya kesiapsiagaan dan penanganan bencana sejak dini.

Baca Juga: RSUP M Djamil dan BPBD Padang Gelar Pelatihan Penanganan Korban Bencana Kritis

Inisiatif ini menandai langkah penting dalam membangun budaya sadar bencana di lingkungan pemerintahan, khususnya bagi para calon abdi negara yang akan bertugas di garis depan. [*/hdp]

Baca Juga

Upaya Menjadi Kota Gastronomi Dunia Pertama dari Indonesia, Fadly Amran Kawal Setiap Tahapan
Upaya Menjadi Kota Gastronomi Dunia Pertama dari Indonesia, Fadly Amran Kawal Setiap Tahapan
Fadly Amran: Padang Siap Eksekusi Program Rehabilitasi Bencana Senilai Triliunan Rupiah
Fadly Amran: Padang Siap Eksekusi Program Rehabilitasi Bencana Senilai Triliunan Rupiah
Wajah Baru Kandang Kabau Sirah, Kementerian PU Mulai Renovasi Total GOR Haji Agus Salim April 2026
Wajah Baru Kandang Kabau Sirah, Kementerian PU Mulai Renovasi Total GOR Haji Agus Salim April 2026
Pensiunkan Teknologi 1957, Pemerintah Kucurkan Rp400 Miliar Bangun Instalasi Air Modern di Padang
Pensiunkan Teknologi 1957, Pemerintah Kucurkan Rp400 Miliar Bangun Instalasi Air Modern di Padang
Pulihkan Layanan Medis Pascabencana, Komisi IX DPR RI dan Kemenkes Siap Perkuat RSUD dr. Rasidin Padang
Pulihkan Layanan Medis Pascabencana, Komisi IX DPR RI dan Kemenkes Siap Perkuat RSUD dr. Rasidin Padang
Tinjau Banjir Padang, Menteri PUPR: Perbaikan Bendungan Koto Tuo Harus Kerja 24 Jam
Tinjau Banjir Padang, Menteri PUPR: Perbaikan Bendungan Koto Tuo Harus Kerja 24 Jam