Pembangunan Infrastruktur Jangan Menenggelamkan Indonesia dalam Lautan Utang

Pembangunan Infrastruktur Jangan Menenggelamkan Indonesia dalam Lautan Utang

Anggota Komisi V DPR RI Syahrul Aidi Maazat. [Foto: Dok. DPR RI]

Jakarta, Padangkita.com - Anggota Komisi V DPR RI Syahrul Aidi Maazat menyampaikan kritik soal pembangunan infrastruktur yang dilakukan pemerintah beberapa tahun terakhir. Ia menilai pembangunan yang dilakukan saat ini sangat melenceng dari apa yang dicita-citakan semenjak awal.

Namun, Syahrul mengapresiasi niat pemerintah untuk memberikan kenyamanan dan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan infrastruktur.

Hal itu disampaikan Syahrul dalam rilis yang dikutip dari Parlementaria, Minggu (20/8/2023), sebagaimana disampaikannya dalam 'PKS Legislative Report' saat menghadiri Sidang Tahunan MPR RI, Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI, dan Sidang Paripurna DPR RI untuk membahas RAPBN Tahun Anggaran 2024 di Gedung Nusantara II DPR RI, Senayan, Jakarta, pada Rabu (16/8/2023).

“Kita dukung (pembangunan), tapi harus terkonsep dan terukur. Jangan sampai pembangunan infrastruktur menenggelamkan Indonesia dalam lautan utang,” ujar Syahrul seraya meminta Pemerintah untuk memastikan pembangunan dapat terlaksana dengan baik dan bisa dimanfaatkan oleh masyarakat luas.

Syahrul mencontohkan pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) yang dipandang belum tepat.

"Dalam kondisi ekonomi kita yang dirasa belum baik, membangun IKN dirasa belum tepat. Kita mengkritisi mengapa pembangunan tersebut harus terus dilanjutkan?” kata Syahrul mempertanyakan.

Lebih lanjut, Syahrul turut menyinggung beberapa proyek lainnya yang tidak dapat dijalankan dengan baik, termasuk pembangunan bandara-bandara yang kini tidak difungsikan secara optimal.

Baca juga: Progres Terbaru dan Target Penyelesaian Infrastruktur IKN Nusantara

“Kerja itu tidak asal jadi, harus kerja cerdas, kerja tuntas, dan kerja ikhlas. Pemerintah harus betul-betul memastikan pembangunan memberikan multiplier effect pada kesejahteraan masyarakat,” tutup Legislator Fraksi PKS tersebut. [*/pkt]

Baca Juga

Wako Yota Balad Serahkan Proposal Usulan Pembangunan Infrastruktur pada Menteri PU
Wako Yota Balad Serahkan Proposal Usulan Pembangunan Infrastruktur pada Menteri PU
Kementerian PU Siapkan Anggaran Rp667 Miliar untuk Penanganan Jalan Malalak
Kementerian PU Siapkan Anggaran Rp667 Miliar untuk Penanganan Jalan Malalak
Menteri PU Tinjau Pengerjaan Jalan Lembah Anai, Dibuka Fungsional 24 Jam Selama Libur Lebaran
Menteri PU Tinjau Pengerjaan Jalan Lembah Anai, Dibuka Fungsional 24 Jam Selama Libur Lebaran
Disambut Gubernur Mahyeldi, Menteri PU akan Tinjau Sejumlah Infrastruktur Strategis di Sumbar
Disambut Gubernur Mahyeldi, Menteri PU akan Tinjau Sejumlah Infrastruktur Strategis di Sumbar
Pemko Pariaman akan Bangun Drainase Jalan 1,5 Km di Tiga Kelurahan, Anggaran Capai Rp2 Miliar
Pemko Pariaman akan Bangun Drainase Jalan 1,5 Km di Tiga Kelurahan, Anggaran Capai Rp2 Miliar
Butuh 729 Tiang Penyangga, Jembatan Kembar di Silaing Ditarget Rampung Jelang Lebaran 2026
Butuh 729 Tiang Penyangga, Jembatan Kembar di Silaing Ditarget Rampung Jelang Lebaran 2026