Padang Panjang, Padangkita.com - Tiga kelurahan di Kota Padang Panjang ditetapkan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) sebagai lokasi kegiatan Infrastruktur Berbasis Masyarakat (IBM) bersama dengan lokasi lainnya di Indonesia.
Tiga kelurahan itu, Bukit Surungan di Padang Panjang Barat (PPB) dan Koto Katik serta Tanah Pak Lambik (TPL) di Padang Panjang Timur (PPT).
Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (Perkim LH), Alvisena, menjelaskan, tiga kelurahan yang menjadi lokasi IBM ini, untuk dua program berbeda.
Di Bukit Surungan, program Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS 3R) dengan dana Rp500 juta.
“Di Koto Katik dan TPL, program Sanitasi Berbasis Masyarakat (Sanimas), Pengelolaan Air Limbah Domestik senilai Rp350 juta. Kedua program di tiga kelurahan itu ada tahapan-tahapannya, perencanaan, pelaksanaan dan pascakonstruksi. Penetapan lokasinya berdasarkan hasil verfikasi Direktorat Jenderal Cipta Karya,” imbuhnya.
Dipaparkannya, amanat dari pengelolaan SDG's 2030 adalah menjamin ketersediaan serta pengelolaan air bersih dan sanitasi yang berkelanjutan.
Menjadikan kota dan permukiman inklusif, aman dan tangguh yang berkelanjutan. Menjamin pola produksi dan konsumsi yang berkelanjutan.
Sementara itu terkait terpilihnya tiga kelurahan ini, Mardiansyah berharap, dengan terlaksananya kegiatan ini akan memberikan manfaat kepada masyarakat Kota Padang Panjang.
Ia juga berterima kasih kepada Anggota Komisi V DPR RI, Attari Gauthi Ardy yang mengarahkan kegiatan ini ke Padang Panjang sebagai pokok-pokok pikirannya.
Baca Juga : Polres Padang Panjang Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Perusakan Mobil Dinas Satpol PP
“Semoga Allah SWT selalu meridai setiap langkah dan perjuangan kita bersama untuk membangun Kota Padang Panjang,” pungkasnya. [*/hdp]