Pedagang Emas di Agam Dirampok dan Ditembak, Pelaku 4 Orang Kabur ke Hutan

Pedagang Emas di Agam Dirampok dan Ditembak, Pelaku 4 Orang Kabur ke Hutan

Ilustrasi perampokan bersenjata api. [Foto: Pixabay]

Lubuk Basung, Padangkita,com – Seorang pedagang emas bernama Katik, 47 tahun, dirampok dan ditembak di Kecamatan Matur, Kabupaten Agam, sore tadi (16/9/2022). Hingga malam ini, polisi masih memburu kawanan perampok tersebut.

Kapolsek Matur, Iptu Yance mengatakan, saat ini polisi memburu kawanan perampok yang kabur berjalan kaki, karena mobil yang mereka gunakan rusak.

"Benar, kami lakukan pengejaran, pelaku melarikan diri di daerah Kampuang Pisang, korban sudah dirawat di Puskesmas," kata Iptu Yance, sebagaimana dikutip Antara.

Menurut dia, lokasi perampokan merupakan jalan sepi di KM 20 Bukittinggi – Lubuk Basung. Di kawasan ini, kata dia, juga pernah terjadi kasus perampokan.

Para perampok kabur dengan berjalan kaki karena mobilnya mengalami kerusakan di Kampung Pisang, Kabupaten Agam. Polisi pun memburu mereka ke kawasan hutan dan ngarai di kawasan tersebut.

Iptu Yance menjelaskan, perampokan terjadi sekitar pukul 16.00 WIB. Waktu itu, korban bernama Katik, 47 tahun, warga Jorong Panta, Nagari Panta Pauah, Kecamatan Matur, mau pulang dan mengendarai mobil sendiri.

Kendaraan korban lalu dipepet mobil pelaku dań dipaksa keluar dari mobil. Ketika itulah korban ditembak di bagian kaki. Emas dan yang tunai korban disikat.

Dalam menjalankan aksinya, perampok menambak bagian kaki korban.

“Pelaku empat orang dari informasi masyarakat," kata Wali Nagari Parik Panjang, Yulianto.

Menurut Yulianto, korban dicegat di jalanan sepi dan diduga sudah diintai oleh kawanan perampok yang datang dari arah Kota Bukittinggi.

Baca juga: 3 Kasus Menonjol di Padang 2021, mulai dari Aborsi, Perampokan, hingga Pencabulan

"Korban pulang berdagang emas di Pasar Lawang, saat menuju tempat tinggalnya di Panta. Kawanan perampok berhasil membawa emas dan sempat dikejar warga, namun karena pelaku memiliki senjata api warga takut," kata Yulianto. [*/pkt]

 

*) BACA informasi pilihan lainnya dari Padangkita di Google News

Baca Juga

Tinjau Lokasi Terdampak Banjir Bandang Susulan di Maninjau, Gubernur Mahyeldi Tambah Alat Berat
Tinjau Lokasi Terdampak Banjir Bandang Susulan di Maninjau, Gubernur Mahyeldi Tambah Alat Berat
Akses Terputus, Gubernur Mahyeldi Lewat Danau Kunjungi Warga Sungai Batang yang Terisolasi
Akses Terputus, Gubernur Mahyeldi Lewat Danau Kunjungi Warga Sungai Batang yang Terisolasi
Wapres Gibran Tinjau Korban Bencana di Agam, Pastikan Bantuan dan Pemulihan Dipercepat
Wapres Gibran Tinjau Korban Bencana di Agam, Pastikan Bantuan dan Pemulihan Dipercepat
Percepat Pemulihan Pascabencana, PT Semen Padang Kerahkan Alat Berat hingga Tim Medis ke Pauh dan Agam
Percepat Pemulihan Pascabencana, PT Semen Padang Kerahkan Alat Berat hingga Tim Medis ke Pauh dan Agam
Mimpi Warga Ampek Koto Punya Jalan Mulus Terwujud Berkat Bantuan Semen Padang
Mimpi Warga Ampek Koto Punya Jalan Mulus Terwujud Berkat Bantuan Semen Padang
Mahyeldi: Kejadian Keracunan MBG jangan Terulang! Cek Dapur, Cara Memasak dan Bahan
Mahyeldi: Kejadian Keracunan MBG jangan Terulang! Cek Dapur, Cara Memasak dan Bahan