Dari Rest Area Jalan Tol Ini Dapat Disaksikan Keindahan Gunung Merbabu, Bisa Buat Foto-foto

Dari Rest Area Jalan Tol Ini Dapat Disaksikan Keindahan Gunung Merbabu, Bisa Buat Foto-foto

Gambar Resta Pendopo 456 yang modern. [Foto: BPJT PUPR

Jakarta, Padangkita.com – Pembangunan jalan tol terus disesuaikan dengan perkembangan zaman, termasuk fasilitas pendukungnya. Salah satunya adalah Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) yang lebih dikenal dengan rest area.

Nah, rest area ini pun terus dibangun mengikuti kemajuan dan kekinian. Dalam hal ini Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) terus berkoordinasi dengan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT).

Tujuannya, tentu saja untuk meningkatkan pelayanan dan kenyamanan bagi para pengguna jalan tol di rest area.

Salah satu rest area yang dibangun mengikuti perkembangan kekinian adalah ‘Resta Pendopo 456’ yang menjadi salah satu tempat istirahat yang cukup nyaman melepas lelah berkendara bersama keluarga apalagi saat libur panjang, seperti saat Lebaran.

Rest area Tipe A ini memiliki sejumlah keunikan. Salah satunya, di rest area terdapat skybridge yang menghubungkan antara rest area 456 A dan 456 B. Di bawahnya langsung adalah Jalan Tol Semarang – Solo (Salatiga).

Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR mengungkapkan, rest area ini berkonsep campuran modern dan tradisional.

Di rest area ini tersedia bermacam produk UMKM yang menyediakan jajanan kuliner serta produk lokal. Saat beristirahat, para pengendara yang beristirahat juga dapat menikmati keindahan Gunung Merbabu ketika cuaca sedang cerah.

Udara sejuk kawasan Salatiga juga dapat dinikmati, sebelum kembali melanjutkan perjalanan.

Keunikan lainnya dari rest area berkonsep modern dan tradisional ini terdapat keramik bernuansa motif batik di beberapa sisi bagian dari bangunan ini? Sehingga semakin keren untuk mengabadikan momen yang instagramable.

Baca juga: Mau Mudik Pakai Jalan Tol? Ketahui Jenis Rest Area dan Fasilitas yang Bisa Dimanfaatkan

Rest area yang sudah resmi dioperasikan sejak Agustus 2020 lalu diharapkan menjadi suatu barometer terbaru konsep an pelayanan rest area transit yang memiliki keunikan baik dari design bangunan, hingga penempatan view yang menjadi daya tarik bagi para pengunjung yang datang. [*/pkt]

Baca Juga

Biaya Pembangunan Tol Sicincin–Bukittinggi Rp25,23 T, Target Rampung dan Beroperasi 2031
Biaya Pembangunan Tol Sicincin–Bukittinggi Rp25,23 T, Target Rampung dan Beroperasi 2031
Proses Pembangunan Tol Sicincin-Bukittinggi segera Dimulai, Ada 2 Terowongan dan 2 Jembatan
Proses Pembangunan Tol Sicincin-Bukittinggi segera Dimulai, Ada 2 Terowongan dan 2 Jembatan
Wako Yota Balad Serahkan Proposal Usulan Pembangunan Infrastruktur pada Menteri PU
Wako Yota Balad Serahkan Proposal Usulan Pembangunan Infrastruktur pada Menteri PU
Kementerian PU Siapkan Anggaran Rp667 Miliar untuk Penanganan Jalan Malalak
Kementerian PU Siapkan Anggaran Rp667 Miliar untuk Penanganan Jalan Malalak
Menteri PU Tinjau Pengerjaan Jalan Lembah Anai, Dibuka Fungsional 24 Jam Selama Libur Lebaran
Menteri PU Tinjau Pengerjaan Jalan Lembah Anai, Dibuka Fungsional 24 Jam Selama Libur Lebaran
Disambut Gubernur Mahyeldi, Menteri PU akan Tinjau Sejumlah Infrastruktur Strategis di Sumbar
Disambut Gubernur Mahyeldi, Menteri PU akan Tinjau Sejumlah Infrastruktur Strategis di Sumbar