Penjelasan BMKG Soal Gempa M 4,8 yang Dirasakan Siang Tadi dan Berpusat di Pasbar

Penjelasan BMKG Soal Gempa M 4,8 yang Dirasakan Siang Tadi dan Berpusat di Pasbar

Gambaran dampak gempa dari analisi BMKG. [Sumber: BMKG Padang Panjang]

Padang, Padangkita.com – Siang tadi, gempa bumi cukup kuat kembali terjadi dengan pusatnya di Pasaman Barat (Pasbar). Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat, gempa persisnya terjadi pada pukul 13:37:04 WIB, Kamis (3/3/2002).

“Hasil analisis BMKG menunjukkan bahwa gempa bumi ini memiliki parameter dengan magnitudo (M) 4,8. Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 0.15 LU dan 100.00 BT  atau tepatnya berlokasi di darat pada 8 km Tenggara Talu, Pasaman garat pada kedalaman 10 km,” ungkap Kepala Stasiun Geofisika Padang Panjang, Suaidi Ahadi melalui keterangan tertulis

Ia menjelaskan, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas Sesar Sumatra pada Segmen Angkola.

Gempa bumi ini berdampak dan dirasakan di daerah Pasaman Barat dengan skala intensitas III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu ), Padang Panjang dan Pariaman I-II MMI (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang ).

“Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami,” jelasnya.

Ia mengimbau, masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Baca juga: Daftar 12 Kabupaten/kota yang Berada di Zona Bahaya Gempa di Sumbar 

“Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal Anda cukup tahan gempa ataupun  tidak ada kerusakan akibat getaran gempa sebelum kembali ke dalam rumah,” kata Suaidi Ahadi. [*/pkt]

Baca Juga

Dua Hari Penertiban Tambang Ilegal di Pasbar, Tim Terpadu Amankan 21 Orang dan 8 Alat Berat
Dua Hari Penertiban Tambang Ilegal di Pasbar, Tim Terpadu Amankan 21 Orang dan 8 Alat Berat
Jalan Rusak Akibat Bencana di Talu Diusulkan Pindah Jalur, Mahyeldi: Lokasi Awal Berisiko
Jalan Rusak Akibat Bencana di Talu Diusulkan Pindah Jalur, Mahyeldi: Lokasi Awal Berisiko
Ada Potensi Peningkatan Curah Hujan di Sumbar 11 - 13 Desember, Ini Imbauan Gubernur Mahyeldi
Ada Potensi Peningkatan Curah Hujan di Sumbar 11 - 13 Desember, Ini Imbauan Gubernur Mahyeldi
Tetap Waspada! BMKG Perpanjang Prakiraan Cuaca Ekstrem di Sumbar hingga 29 November
Tetap Waspada! BMKG Perpanjang Prakiraan Cuaca Ekstrem di Sumbar hingga 29 November
Dirikan Posko Tanggap Darurat Bencana, Wako Yota Balad Minta Semua Personel BPBD Siaga
Dirikan Posko Tanggap Darurat Bencana, Wako Yota Balad Minta Semua Personel BPBD Siaga
Kota Pariaman Dilanda Banjir, Wako Yota Balad Pastikan Penanganan Cepat Lokasi Terdampak
Kota Pariaman Dilanda Banjir, Wako Yota Balad Pastikan Penanganan Cepat Lokasi Terdampak