Sudah 8 Bulan Padang Tanpa Wakil Wali Kota, Asrinaldi: Pemerintahan Mulai Tidak Jelas

Sudah 8 Bulan Padang Tanpa Wakil Wali Kota, Asrinaldi: Pemerintahan Mulai Tidak Jelas

Ilustrasi kursi jabatan yang masih kosong. [Ist.]

Padang, Padangkita.com - Sudah sekitar delapan bulan kursi Wakil Wali Kota Padang kosong. Artinya, selama itu pula Hendri Septa sebagai Wali Kota memimpin Kota Padang “sendiri”.

Pengamat politik dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Andalas (Unand) Asrinaldi menilai penyelenggaraan Pemerintah Kota Padang mulai terlihat sudah tak jelas.

"Makin lama saya lihat makin tidak jelas bentuk dan apanya lagi kan, penyelenggaraannya itu (pemerintahan)," ujar Asrinaldi ketika berbincang dengan Padangkita.com melalui sambung telaponnya, Sabtu (23/10/2021).

Ia melihat banyak persoalan yang muncul dan tak teratasi dengan baik sejak tak adanya wakil wali kota. Penyelengaraan pemerintahan dan realisasi program juga banyak yang tak berjalan dengan baik.

Kata dia, wali kota bukanlah seorang superhero yang dapat melaksanakan semua tugas pemerintahan program kerja sekaligus. Maka perlu wakil wali kota sebagai pendamping yang akan membantu wali kota.

"Apalagi kompleksitas persoalan di Kota Padang ini tidak mungkin hanya (ditangani) oleh wali kota, memang harus ada wakil wali kotanya yang bisa membantu wali kota," ujar Asrinaldi.

Ia mencontohkan beberapa persoalan yang terjadi di Kota Padang saat ini seperti permasalahan sampah, trotoar yang tidak tertata, dan banyaknya jalan yang berlubang di Kota Padang.

"Jika memang tidak bisa ditangani oleh wali kota, jika ada wakil wali kota, wali kotanya bisa berkoordinasi dengan wakil wali kota untuk mengatasinya. Bantu ini pak, bereskan itu, kan bisa begitu jika ada wakil wali kota," jelasnya.

Baca juga: Rumitnya Pemilihan Wakil Wali Kota Padang, Ini Analisa Pengamat Politik Unand

Selain wakil wali kota Padang, ia juga mengomentari Sekretaris Daerah (Sekda) Padang yang belum definitif. Kemudian juga ada beberapa kepala Ddnas di lingkungan Kota Padang yang juga tak definitif. Semua persoalan itu menumpuk ke satu orang saja, yakni Wali Kota.

Ia tak paham bagaimana lagi persoalan politik di Kota Padang ini. Padahal Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Padang bisa menyurati dan memanggil wali kota kenapa hingga kini belum ada wakil wali kota.

"Entah apa yang ada dalam pikiran Pak Wali Kota, apakah takut nanti popularitasnya nanti dikalahkan oleh wakil wali kota. Bisa jadi, jika kalau tidak pandai caranya ya akan dikalahkan," ucapnya.

Asrinaldi menambahkan, terkait persoalan ini (kewajiban adanya wakil wali kota dan batas waktu pergantian wakil wali kota) memang tak ada aturan perundang-undangan yang jelas. Namun, lanjut dia, kembali lagi ke wali kotanya sendiri bersama partai pengusung apakah akan tetap tanpa wakil wali kota atau tidak.

Sekadar diketahui, kursi wakil wali kota Padang kosong sejak Mahyeldi Ansharullah—yang sebelumnya wali kota Padang—naik kasta menjadi Gubernur Sumatra Barat (Sumbar) Februari 2021 lalu.

Hendri Septa yang waktu itu wakil wali kota Padang, kemudian dilantik menjadi Wali Kota Padang definitif April 2021 lalu. Ketika pilkada Padang, Mahyeldi-Hendri Septa diusung oleh koaliasi PKS dan PAN. Menurut undang-udang, kedua partai inilah yang berhak mengajukan calon wakil wali kota Padang.

Baca juga: Soal Wakil Wali Kota Padang, PKS Sudah Mengoper Bola tapi Mati di Kaki PAN

Namun, meskipun sempat dibahas, kini soal wakil wali kota Padang ini tak terdengar lagi sejauh mana prosesnya. Padahal, terakhir diketahui, kedua parat pengusung sudah punya calon yang akan diajukan. [mfz/pkt]

Baca Juga

Pulihkan Layanan Medis Pascabencana, Komisi IX DPR RI dan Kemenkes Siap Perkuat RSUD dr. Rasidin Padang
Pulihkan Layanan Medis Pascabencana, Komisi IX DPR RI dan Kemenkes Siap Perkuat RSUD dr. Rasidin Padang
Tinjau Banjir Padang, Menteri PUPR: Perbaikan Bendungan Koto Tuo Harus Kerja 24 Jam
Tinjau Banjir Padang, Menteri PUPR: Perbaikan Bendungan Koto Tuo Harus Kerja 24 Jam
Pakai Teknologi Sepa Block, Fadly Amran Targetkan Huntap Korban Banjir Rampung 30 Hari
Pakai Teknologi Sepa Block, Fadly Amran Targetkan Huntap Korban Banjir Rampung 30 Hari
Buka Pasar Malam Imlek, Fadly Amran Paparkan Visi "Padang Rancak" di Kawasan Kota Tua
Buka Pasar Malam Imlek, Fadly Amran Paparkan Visi "Padang Rancak" di Kawasan Kota Tua
Cari "Idola" Baru Dunia Bisnis, Pemko Padang Gelar UMKM Champion 2026 Berhadiah Ratusan Juta
Cari "Idola" Baru Dunia Bisnis, Pemko Padang Gelar UMKM Champion 2026 Berhadiah Ratusan Juta
Menuju Kota Hijau Berkelanjutan, Padang Perkuat Kerja Sama dengan Jerman Revitalisasi Batang Arau dan Hadirkan Bus Listrik
Menuju Kota Hijau Berkelanjutan, Padang Perkuat Kerja Sama dengan Jerman Revitalisasi Batang Arau dan Hadirkan Bus Listrik