PAD Kota Padang Baru Tercapai Rp332 Miliar dari Target Rp889 Miliar

PAD Kota Padang Baru Tercapai Rp332 Miliar dari Target Rp889 Miliar

Wali Kota Padang Hendri Septa. {Foto: Ist. ]

Padang, Padangkita.com - Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Padang masih jauh dari target. Sejauh ini baru terealisasi sebesar Rp332,55 miliar dari total target Rp889,90 miliar.

“Ya, berdasarkan laporan per 31 Agustus 2021, PAD kita tercapai Rp332,55 miliar dari target pada awal tahun 2021 sebesar Rp889,90 miliar,” ujar Wali Kota Padang Hendri Septa, Sabtu (4/9/2021).

Menurut Hendri, kondisi ini mengkhawatirkan, mengingat waktu sampai akhir tahun tinggal 4 bulan lagi.

Menyikapi ini, lanjut dia, Pemko Padang akan mencoba menghitung kembali rasionalisasi pendapatan berdasarkan prognosis pendapatan yang terukur, sehingga diperkirakan PAD sampai akhir tahun 2021 dapat mencapai minilal Rp600 miliar.

Meskipun demikian, kata Hendri, pemerintah daerah berkomitmen untuk terus meningkatkan potensi dan pengembangan sumber-sumber pendapatan daerah, baik penerimaan perpajakan maupun penerimaan daerah bukan pajak.

“Peningkatan pendapatan daerah adalah kunci kemandirian kita dalam membiayai pembangunan. Mudah-mudahan bisa tercapai di atas Rp600 miliar. Kita akan berusaha semaksimal mungkin,” tutur Hendri Septa.

Sementara itu, target PAD Kota Padang yang semula ditetapkan sebesar Rp889,902 miliar, dikoreksi sebesar Rp59,914 miliar. Sehingga menjadi sebesar Rp829,988. Atau turun 6,73 persen dari target awal.

“Ya, pandemi Covid-19 memberikan dampak signifikan terhadap penerimaan PAD Kota Padang. Terutama sejak Kota Padang ditetapkan sebagai daerah dengan situasi pandemi kriteria level 4 pada bulan Juli yang lalu sampai sekarang,” kata Hendri Septa.

Hendri menjelaskan, penurunan target PAD Kota Padang ini disebabkan karena aktivitas ekonomi masyarakat yang menghasilkan PAD menurun drastis.

Seperti berkurangnya pendapatan dari retribusi objek wisata, yang juga berakibat pada berkurangnya transaksi di hotel dan restoran.

Berkurangnya transaksi para pedagang kecil dan menengah, serta berkurangnya transaksi harian di lokasi pasar.

“Akibat pandemi, banyak sektor ekonomi yang terdampak sehingga pencapaian PAD tidak optimal,” tutur Hendri.

Baca juga: Wali Kota Padang Hendri Septa Targetkan Bangun 500 Ruang Kelas Baru hingga 2024

Ia berharap pandemi ini bisa segera berakhir, sehingga pembangunan dan perekonomian bisa tumbuh kembali sehingga dapat mengoptimalkan penerimaan PAD. (*/pkt)

Baca Juga

Sapu Bersih Awal Tahun, Satpol PP Padang Tindak 531 Pelanggar Perda dalam Sebulan
Sapu Bersih Awal Tahun, Satpol PP Padang Tindak 531 Pelanggar Perda dalam Sebulan
Fadly Amran: Padang Siap Eksekusi Program Rehabilitasi Bencana Senilai Triliunan Rupiah
Fadly Amran: Padang Siap Eksekusi Program Rehabilitasi Bencana Senilai Triliunan Rupiah
Pikirkan Mata Pencarian Korban Bencana, Menteri PU Dorong Program Padat Karya di Padang
Pikirkan Mata Pencarian Korban Bencana, Menteri PU Dorong Program Padat Karya di Padang
Dari Wushu hingga KIM, Ini Rundown Acara Pasar Malam Imlek Padang 28 Januari - 1 Februari 2026
Dari Wushu hingga KIM, Ini Rundown Acara Pasar Malam Imlek Padang 28 Januari - 1 Februari 2026
Menuju Kota Hijau Berkelanjutan, Padang Perkuat Kerja Sama dengan Jerman Revitalisasi Batang Arau dan Hadirkan Bus Listrik
Menuju Kota Hijau Berkelanjutan, Padang Perkuat Kerja Sama dengan Jerman Revitalisasi Batang Arau dan Hadirkan Bus Listrik
Pemko Padang Usulkan Rp3,6 Triliun ke Pusat untuk Pemulihan Infrastruktur Pasca-Bencana
Pemko Padang Usulkan Rp3,6 Triliun ke Pusat untuk Pemulihan Infrastruktur Pasca-Bencana