Wako Padang Panjang: Harus Ada Kebijakan Khusus untuk Atasi Dampak Ekonomi Akibat Pandemi

Padang Panjang, Padangkita.com - Wako Fadly Amran menegaskan bahwa harus ada kebijakan khusus untuk mengatasi dampak ekonomi akibat Pandemi.

Wali Kota Padang Panjang, Fadly Amran. [Foto: Dok. Diskominfo Padang Panjang]

Padang Panjang, Padangkita.com - Wali Kota Padang Panjang, Fadly Amran menegaskan bahwa harus ada kebijakan khusus yang diambil pemerintah untuk mengatasi dampak ekonomi akibat Pandemi Corona.

Hal itu disampaiakn saat menjadi narasumber dalam webinar bersama Himpunan Mahasiswa Magister Manajemen (HIMA MM) Fakultas Ekonomi Unand, Sabtu (3/7/2021).

"Salah satu yang menjadi esensinya, bagaimana tatap muka tidak dapat berlangsung. Sedangkan, banyak transaksi-transaksi yang harus dilakukan. Di Kota Padang Panjang, hal ini berpengaruh sekali," ujar Fadly.

Menurut Fadly, harus ada kebijakan-kebijakan khusus dalam mengurangi dampak ekonomi akibat pandemi ini.

"Pengurangan retribusi sudah dilakukan selama pandemi. Seperti pengurangan retribusi pasar, kita kurangi dari 75% menjadi 25%. Juga memberikan keringanan penundaan pembayaran bagi peserta retribusi dan memotong pajak restoran dan hotel dari 10% menjadi 5%, ini semata-mata untuk menciptakan kondisi yang kondusif terhadap perekonomian kita," ungkapnya.

Dijelaskan Fadly, dalam pelaksanaan program, harus teranggarkan dengan baik, dan harus terencanakan dengan baik, sehingga eksekusinya juga baik.

Sementara itu, Wakil Gubernur Sumbar, Audy Joinaldy mengatakan, saat ini Sumbar berada pada urutan ke-10 untuk kasus Covid-19 dari 34 provinsi di Indonesia.

"Untuk kondisi seperti sekarang ini, dengan pertumbuhan ekonomi yang terhambat, pengangguran semakin lama semakin naik, sangat diperlukan kesadaran dari kita masing-masing untuk dapat optimal dalam pemanfaatan teknologi," ujarnya.

Audy juga mengatakan, ada 10 kunci sukses yang harus diterapkan. Di antaranya jujur, disiplin, good interpersonal skill, dukungan dari pasangan hidup, bekerja lebih keras dari yang lain, mencintai apa yang dikerjakan, kepemimpinan yang baik dan kuat, semangat dan kepribadian kompetitif, pengelolaan kehidupan yang baik, serta kemampuan menjual gagasan dan produk.

Sementara itu, Duta Besar RI untuk Singapura, Suryopratomo yang juga ikut sebagai pemateri dalam kegiatan itu berharap masyarakat indonesia bisa memanfaatkan teknologi dengan tepat dimasa pandemi ini.

Baca juga: Polres Padang Panjang Masih Buka Gerai Vaksinasi Presisi untuk Masyarakat, Gratis!

"Sekarang, penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi sangatlah penting. Teknologi adalah sebuah jawaban, dengan teknologi semua anak bangsa bisa menaklukkan dunia," katanya. [*/zfk]

Baca Juga

Jalan dan Jembatan Rusak Akibat Galodo Selesai Diperbaiki, Warga Padang Panjang Tersenyum
Jalan dan Jembatan Rusak Akibat Galodo Selesai Diperbaiki, Warga Padang Panjang Tersenyum
Polres Padang Panjang Naikkan Status Kecelakaan Bus ALS ke Penyidikan
Polres Padang Panjang Naikkan Status Kecelakaan Bus ALS ke Penyidikan
12 Tewas Laka Bus ALS, Pemko Padang Panjang Pastikan Layanan Terbaik bagi Korban dan Keluarga
12 Tewas Laka Bus ALS, Pemko Padang Panjang Pastikan Layanan Terbaik bagi Korban dan Keluarga
Korban Tewas Laka Bus ALS di Padang Panjang Bertambah Jadi 12, Kapolda Sumbar Tinjau Lokasi dan RSUD
Korban Tewas Laka Bus ALS di Padang Panjang Bertambah Jadi 12, Kapolda Sumbar Tinjau Lokasi dan RSUD
Update Kecelakaan Bus ALS di Padang Panjang, Korban Tewas Bertambah Jadi 11 Orang, 23 Luka-luka
Update Kecelakaan Bus ALS di Padang Panjang, Korban Tewas Bertambah Jadi 11 Orang, 23 Luka-luka
Bus ALS Rem Blong di Padang Panjang Tewaskan 9 Orang, Puluhan Luka-luka
Bus ALS Rem Blong di Padang Panjang Tewaskan 9 Orang, Puluhan Luka-luka