Kurun Lima Tahun, 1.000 Hektar Lahan Persawahan Berkurang di Padang

Berita Padang hari ini dan berita Sumbar hari ini: Berkurangnya lahan persawahan di Padang karena adanya alih fungsi lahan

Ils. [Foto: Ist]

Berita Padang hari ini dan berita Sumbar hari ini: Berkurangnya lahan persawahan di Padang karena adanya alih fungsi lahan

Padang, Padangkita.com- Dinas Pertanian Kota Padang mencatat dalam waktu lima tahun terakhir, lahan persawahan di Kota Padang berkurang hingga 1.000 hektare.

Menurut Kepala Dinas Pertanian Kota Padang Syahrial, berkurangnya lahan persawahan di Kota Padang diakibatkan karena adanya alih fungsi lahan.

“Ya, sepanjang tahun 2015-2020, lahan sawah kita berkurang 1.000 hektare,” ujar Syahrial Kamat Kamis (15/4/2021).

Dinas Pertanian mencatat pada tahun 2016 lahan sawah di Kota Padang sebanyak 6.418 hektare. Setelah didata kembali, lahan sawah yang ada tercatat seluas 5.412 hektare.

Untuk mengantisipasi berkurangnya lahan sawah di Kota Padang, sudah ada Undang-undang tentang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (PLPPB).

Dimana, daerah harus menetapkan lahan pertanian pangan berkelanjutannya.

Syahrial menambahkan, Dinas Pertanian hanya dapat mempertahankan minimal 4.000 hektare lahan sawah di Kota Padang.

Baca juga: Baznas Padang Akan Bantu Fakir Miskin yang Rajin Ibadah ke Masjid, Setiap Masjid dan Musala Diminta Setorkan Nama

“Dari hitung-hitungan kami, sebanyak 3.500 hektare sampai 4.000 hektare sawah bisa kita pertahankan ke depannya,” ucapnya. [*/rna]

Baca berita Padang hari ini dan berita Sumbar hari ini hanya di Padangkita.com.

Baca Juga

Bertahun-tahun Tak Aktif, Kini Irigasi Anai II kembali Aliri Lahan Persawahan di Pariaman
Bertahun-tahun Tak Aktif, Kini Irigasi Anai II kembali Aliri Lahan Persawahan di Pariaman
Serahkan 25 Unit Alsintan untuk Kelompok Tani, Yota Balad: Perkuat Sektor Peranian Pariaman
Serahkan 25 Unit Alsintan untuk Kelompok Tani, Yota Balad: Perkuat Sektor Peranian Pariaman
Anggaran Pemprov Rp2 Miliar untuk Pembenahan Saluran Irigasi Banda Gadang Kabupaten Solok
Anggaran Pemprov Rp2 Miliar untuk Pembenahan Saluran Irigasi Banda Gadang Kabupaten Solok
Sumbar Butuh 200 Ekskavator untuk Pulihkan Lahan Pertanian yang Rusak Akibat Bencana
Sumbar Butuh 200 Ekskavator untuk Pulihkan Lahan Pertanian yang Rusak Akibat Bencana
Respons Cepat Laporan Warga, Satpol PP Padang Evakuasi ODGJ di Nanggalo ke RSJ HB Saanin
Respons Cepat Laporan Warga, Satpol PP Padang Evakuasi ODGJ di Nanggalo ke RSJ HB Saanin
Gubernur Mahyeldi Dorong Alumni IPB Jadi Penggerak Pertanian Sumatera Barat
Gubernur Mahyeldi Dorong Alumni IPB Jadi Penggerak Pertanian Sumatera Barat