Trump Tinggalkan Gedung Putih, 28 Mantan Pejabatnya Dapat Sanksi dari China

pejabat trump dapat sanksi, donald trump

Mantan Presiden AS, Donald Trump. [Foto: Ist]

Washington, D.C., Padangkita.com - Pemerintah China memberikan sanksi kepada sejumlah mantan pejabat tinggi di era pemerintahan Donald Trump. Sedikitnya 28 mantan pejabat Trump dilarang masuk masuk ke China, Hong Kong, dan Makau.

Hal ini diumumkan pemerintah China usai Trump meninggalkan jabatannya di Gedung Putih dan secara resmi digantikan oleh Presiden AS terpilih, Joe Biden.

Seperti diketahui, Joe Biden resmi menjadi Presiden ke-46 Amerika Serikat usai dilantik di halaman Gedung Capitol, Rabu (20/1/2021) waktu setempat.

Ke-28 mantan pejabat tersebut dituding mementingkan kepentingan politik dan menunjukan kebencian terhadap China tanpa peduli kepentingan rakyat China dan AS.

"Individu-individu tersebut dan anggota keluarga dekat mereka dilarang masuk ke daratan utama, Hong Kong, dan Makau dari China. Mereka dan perusahaan-perusahaan, dan insitusi-institusi yang berkaitan dengan mereka juga dilarang melakukan bisnis dengan China," ujar jubir Kementerian Luar Negeri China, dilaporkan Xinhua.

Baca juga: Resmi Dilantik, Ini Agenda Joe Biden di 10 Hari Pertama Jadi Presiden AS

Xinhua yang merupakan media pemerintah China mengkritik beberapa politisi AS yang anti-China dan menuduh mereka mengganggu hubungan bilateral.

Kemlu China menuding orang-orang tersebut, "merencanakan, mempromosikan, dan melaksanakan tindakan-tindakan gila yang secara buruk ikut campur pada urusan internal China, melemahkan kepentingan China, menyinggung rakyat, China, dan secara serius mengganggu relasi China-AS."

Menurut laporan Xinhua, Kamis (21/1/2021), beberapa mantan pejabat tinggi yang terkena sanksi adalah:

1. Mike Pompeo (Menteri Luar Negeri)

2. David Stilwell (diplomat AS di Asia Timur dan Pasifik)

3. Peter Navarro (Direktur Kantor Kebijakan Dagang dan Manufaktur)

4. Keith Krach (Wakil Menlu Urusan Pertumbuhan Ekonomi, Energi, dan Lingkungan)

5. Robert O'Brien (Penasihat Keamanan Nasional)

6. Matthew Pottinger (Deputi Penasihat Keamanan Nasional)

7. Alex Azar (Menteri Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan)

8. Kelly Craft (Duta Besar AS untuk PBB)

9. John Bolton (Mantan Penasihat Keamanan Nasional)

10. Stephen Bannon (mantan penasihat kampanye Trump). [*/try]


Baca berita terbaru hanya di Padangkita.com

 

Baca Juga

Georgia Tawarkan Kemudahan Bisnis, DPD RI Sambut Peluang Kerja Sama Baru
Georgia Tawarkan Kemudahan Bisnis, DPD RI Sambut Peluang Kerja Sama Baru
Kemitraan Strategis Indonesia - Prancis untuk Stabilitas Indo-Pasifik
Kemitraan Strategis Indonesia - Prancis untuk Stabilitas Indo-Pasifik
Dorong Mahasiswa UNP Berwirausaha, Fadly Amran Ungkap Tantangan Kewirausahaan Nasional
Dorong Mahasiswa UNP Berwirausaha, Fadly Amran Ungkap Tantangan Kewirausahaan Nasional
Chili Jadi Teman Strategis Indonesia, Gilang Dhielafararez: Bawa Dampak Baik untuk Dunia
Chili Jadi Teman Strategis Indonesia, Gilang Dhielafararez: Bawa Dampak Baik untuk Dunia
DPR Siap Gelar IAPF, Puan Yakin Forum Parlemen Jadi Nilai Tambah Hubungan RI-Afrika
DPR Siap Gelar IAPF, Puan Yakin Forum Parlemen Jadi Nilai Tambah Hubungan RI-Afrika
Forum Parlemen Indonesia - Afrika, Songsong Pembangunan Berkelanjutan
Forum Parlemen Indonesia - Afrika, Songsong Pembangunan Berkelanjutan