7 Siswa Keluyuran Diangkut ke Mako Satpol PP Padang, Pihak Sekolah dan Orang Tua Dipanggil

Penulis: Isran Bastian

Padang, Padangkita.com – Petugas Satpol PP Kota Padang terus melakukan patroli mengawasi pelajar yang keluyuran saat jam pelajaran, untuk mengantisipasi munculnya tawuran.

Kali ini, Satpol PP mengamankan 7 orang siswa di Jalan Pramuka, Lolong Belanti, Kecamatan Padang Utara, Rabu (3/8/2022).

Awalnya, masyarakat melapor ke Satpol PP Kota Padang tentang adanya sekumpulan pelajar yang sedang berkeluyuran di luar lingkungan sekolah saat pelajaran berlangsung, Tim Sergap Satpol PP pun langsung menuju lokasi.

Ternyata tim Satpol PP memang menemukan tujuh pelajar yang disebut keluyuran tersebut di Jalan Pramuka. Semuanya langsung diamankan, diangkut menggunakan mobil dalmas ke Mako Satpol PP Padang, di Jalan Tan Malaka, No 3 C Padang.

“Menerima laporan masyarakat, personel Satpol PP Padang langsung melakukan penertiban terhadap pelajar tersebut. Hal ini dilakukan petugas dalam rangka mengantisipasi terjadinya kegiatan yang berujung pada aksi tawuran,” kata Kepala Satpol PP Kota Padang, Mursalim.

Setelah didata petugas, tujuh pelajar tersebut berinisial RF, 16 tahunm siswa SMKN 5 Padang, MH, 17 tahun siswa SMA Perti dan FK, 17 tahun, siswa SMK Teknologi Plus. Kemudian, AS, 18 tahun, IV, 18 tahun, AS, 18 tahun dan GM, 17 tahun, semuanya siswa SMK Nusatama.

Selain didata, di Mako Satpol PP Padang, ketujuh siswa ini diberikan edukasi soal larangan berada di luar lingkungan sekolah pada saat jam pelajaran berlangsung.

“Kita berikan pemahaman kepada tujuh pelajar ini, bahwa tidak dipebolehkan berada di luar pekarangan sekolah saat proses belajar mengajar sedang berlangsung. Selanjutnya akan kita lakukan pemanggilan terhadap pihak sekolah dan orang tua,” ujar Mursalim.

Tujuan pemanggilan pihak sekolah dan orang tua, lanjut Mursalim, agar mereka mengetahui pelajar ini ke sekolah bukan untuk belajar, namun keluyuran.

Baca Juga: Di Padang, Siswa yang Keluyuran Saat Jam Pelajaran bakal Ditangkap, Orang Tua Ikut Dipanggil

“Kita harap sekolah memberikan sanksi agar mereka (siswa) tidak mengulangi perbuatan mereka lagi,” kata Mursalim. [*/pkt]

Terpopuler

Add New Playlist